Penulis: redaksi

actasurya.com – Biawak adalah jenis reptil berdarah dingin yang hidup di rawa atau sungai. Spesies ini jika tumbuh di habitatnya akan jadi predator yang ganas dan sangar. Namun sekarang tak perlu khawatir, bila kita tahu cara menjinakkannya, amfibi ini bisa jadi hewan peliharaan. Seperti Komunitas Salvator Indonesia berhasil menarik perhatian pengunjung yang datang saat berlangsungnya Surabaya  Urban Culture 2017, Minggu (21/05). Lantaran mereka memamerkan biawak berukuran cukup besar, sekitar 40 cm merambat dalam gendongan. Salvator adalah komunitas penyuka Biawak yang resmi berdiri tahun 2013. Nama Salvator diambil dari nama latin kadal besar itu sendiri. Dedi, salah satu anggota bercerita, bahwa…

Read More

actasurya.com – Tak hanya Parade Bunga dan Festival Rujak Uleg, dalam moment Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke 724 tahun, Pemerintah Kota juga menghelat Geekfest, pameran teknologi kreatif. Geekfest adalah gerakan anak-anak muda yang berisi seminar, booth eksperimen, aksi interaksi, dan pertunjukkan kolaboratif. Acara yang dilaksanakan pada  20-21 Mei ini bertempat di Gedung Siola Surabaya, sebanyak 16 booth kreatif memamerkan karyanya. Dengan mengusung tema #hargeeknas, Pemkot ingin menunjukkan lewat event ini bahwa Surabaya adalah titik kebangkitan industri kreator anak negeri. Terbukti dengan datangnya peserta dari berbagai kota di Indonesia, mulai dari Surabaya, Denpasar, Bandung, Makassar, dan masih banyak lagi. Mereka…

Read More

actasurya.com – Menikmati segelas kopi susu ini memang butuh sedikit kesabaran. Pasalnya, ketika disuguhkan pengunjung perlu menunggu beberapa saat hingga kopi meresap. Lalu diaduk terlebih dahulu dan dibuang ampasnya. Sedikit merepotkan, tapi cara ini dianggap akan menambah sebuah kenikmatan. ‘Kopi Susu Kasar’ namanya, ketika diseduh terasa masam di lidah. Bubuk kopi yang harusnya tertumbuk halus dan mengendap di bawah, pada kopi ini malah terapung ke permukaan gelas. Menjamurnya warung kopi yang terus tumbuh di kota-kota besar, membuat para pemilik kedai berlomba menciptakan varian macam kopi. Warung kopi Mbah Lajiem. Bertempat di jalan Kramat Langon sekitar pelabuhan Gresik, warung ini sudah…

Read More

actasurya.com – Dinas Perdagangan Kota Surabaya memanfaatkan momen Festival Rujak Uleg yang dilaksananakan setiap tahun di Surabaya, sebagai sarana sosialisasi kepada warga Surabaya untuk berbelanja di toko kelontong. Pasalnya, menurut catatan DPRD Kota Surabaya, tak sedikit diantaranya sampai gulung tikar, seiring menjamurnya minimarket di Surabaya pada 2004-2009 lalu. Merespon banyaknya toko kelontong yang gulung tikar pasca menjamurnya mini market di Surabaya pada 2004-2009 lalu, Dinas Perdagangan Kota Surabaya menampilkan kostum berwujud karung beras setinggi ukuran laki-laki dewasa dengan bagian punggung bertuliskan gula manis semanis kamu asli Surabaya, dalam festival rujak uleg di sepanjang Jalan Kya-Kya Kembang Jepun, kemarin (14/05). Menempati…

Read More

actasurya.com – Matahari menyapa ribuan masyarakat Surabaya di acara Festival Rujak Uleg 2017 Minggu, (14/5). Peserta maupun penonton telah memadati sepanjang jalan Kembang Jepun sejak pukul 06.43. Festival Rujak Uleg ini merupakan rangkaian acara untuk memeriahkan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-724. Semakin siang penonton dan peserta lomba semakin antusias ditambah sambutan dari walikota Surabaya, Tri Rismaharini yang membuat masyarakat lebih bersorak sorai. “Mari kita tumbuhkan lagi semangat 45!,” serunya saat berada diatas panggung. Pukul 09.26 Risma beserta jajarannya mulai nguleg rujak di depan panggung utama. Festival ini diikuti sekitar 1.500 peserta yang mengikuti lomba. Angka ini lebih banyak dibandingkan…

Read More

actasurya.com – Mengenakan topi koboi dipadukan dengan kemeja motif batik hasil karya sendiri, tak lupa dipakainya sepasang sepatu yang menutupi jari-jari kakinya. Polesan cat bermotif garis berwarna merah putih menutupi seluruh wajahnya. Serta bergaya diam bak patung di atas becak tua miliknya. Begitulah potret Mardi kala itu. Pria yang kerap disapa Mahdi Becak ini, awalnya seorang tukang becak keliling. Dirinya mengatakan, bahwa ia baru dua tahun menjalani lakon sebagai patung ini. “Awalnya saya coba-coba mbak, saya konsultasi ke temen-temen dikasih tau di youtube kalau sekarang lagi musim jadi patung kayak gini,” cakapnya. Ia juga mengatakan, sebelum berprofesi menjadi patung, dulunya…

Read More

actasurya.com – Surabaya, tepatnya di jalan Peneleh, gedung-gedung tua serta rumah-rumah peninggalan khas jaman Belanda masih berdiri dan dipergunakan. Lodji Besar misalnya, bangunan yang dibangun sekitar tahun 1907 ini masih tampak berdiri kokoh. Bangunan yang kental dengan suasana jaman Belanda, nampak jelas saat kita melihat dari depan rumah ini.  Mengusung tema tempo dulu, cafe yang baru berdiri tiga bulan silam ini tetap mempertahankan aksen lawasnya. Mulai dari pagar, pintu serta jendela peninggalan masa kolonial kuno. Meja dan kursi terbuat dari kayu tanpa cat tertata rapi  melingkar, perabotan tersebut dirancang sedemikian rupa guna mempererat perbincangan bagi pengunjung café. Lodji sendiri berasal…

Read More

actasurya.com – Pria kelahiran 22 Desember 1945 ini adalah seorang composer lagu dan seorang arranger. Tepat pada tahun 2015, Musafir Isfanhari mendapat penghargaan Cipta Karya Kencana dari Presiden Joko Widodo, yaitu penghargaan yang diberikan kepada tenaga program yang telah melakukan karya yang menonjol dalam pengembangan konsepsi, inovasi, dan sistem yang bermanfaat. “Sejak tahun 1982 saya merasa teraniaya, laguku direkam, dijual tanpa mendapat royalti dan akhirnya Tuhan punya rencana lain. Akhirnya tahun 2015 saya bisa salaman dengan Presiden Joko Widodo, itu suatu kehormatan bagi saya,” tuturnya sambil tersenyum. Tak hanya seorang pencipta lagu, Musafir Isfanhari adalah seorang arranger, yaitu orang yang…

Read More