Geekfest, Pameran Teknologi Berbagai Kolaborasi

actasurya.com – Tak hanya Parade Bunga dan Festival Rujak Uleg, dalam moment Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke 724 tahun, Pemerintah Kota juga menghelat Geekfest, pameran teknologi kreatif. Geekfest adalah gerakan anak-anak muda yang berisi seminar, booth eksperimen, aksi interaksi, dan pertunjukkan kolaboratif. Acara yang dilaksanakan pada  20-21 Mei ini bertempat di Gedung Siola Surabaya, sebanyak 16 booth kreatif memamerkan karyanya.

Dengan mengusung tema #hargeeknas, Pemkot ingin menunjukkan lewat event ini bahwa Surabaya adalah titik kebangkitan industri kreator anak negeri. Terbukti dengan datangnya peserta dari berbagai kota di Indonesia, mulai dari Surabaya, Denpasar, Bandung, Makassar, dan masih banyak lagi. Mereka mencoba mengkolaborasi berbagai macam bidang menjadi satu karya. Misalnya, penggabungan antara teknologi donor darah dan animasi. Lalu ada juga bidang lainnya seperti musik, film, desain, seni toys, games, fashion, dan kuliner.

Banyak kreator muda yang sangat berbakat dan selalu ingin berkarya, namun lagi-lagi persoalannya pada budget. Maka dari itu, Kibar menggandeng Surabaya Urban Cultur Festival untuk membantu menghelat event Geekfest ini. “Kita itu nggak bisa bekerja sendirian, maka dari itu kita ingin mengkolaborasikannya. Dengan kolaborasi ini, maka kita akan menghasilkan sesuatu yang kreatif,” tutur Jonitha, salah satu panitia Geekfest.

Event yang baru pertama kali di Surabaya ini merupakan event teknologi terbesar yang menggandeng beberapa pakar industri. Misalnya Peter Shearer selaku Managing Director A & Co, Calvin Kizana selaku CEO dari PicMix, Vidi Aldiano selaku pegiat start-up digital dan Yansen Kamto selaku Chief Executive dari Kibar serta Dennish Adhiswara selaku CEO dari Layaria.

Pameran ini dibuka untuk umum. Tanggapan postif datang dari masyarakat Surabaya yang datang. Nampak dari antusias warga yang semakin ramai memadati pameran Geekfest. Viantary Septiviany, salah satu pengunjung mengatakan bahwa pameran ini sangat menarik dengan banyak ilmu yang di dapat. “Kalau menurut saya, mungkin ini pameran teknologi yang di tunggu-tunggu oleh anak muda Surabaya. Disini kita bisa belajar teknologi-teknologi baru karya anak negeri sendiri. Jadi suatu kebanggan tersendiri buat Indonesia,” cakapnya.

Jonitha selaku panitia Geekfest mengatakan bahwa akan terus mengadakan event teknologi seperti ini di kota-kota selanjutnya. “Ya jadi tunggu saja, bakal ada event Geekfest lagi di kota lain, dan semoga semakin banyak yang antusias dengan event ini,” tutupnya. (N/F: Sasa)