actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
Facebook X (Twitter) Instagram
TRENDING
  • Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik
  • Kritik Sosial Eksploitasi Hewan dalam Pameran “Seni Lupa”
  • Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital
  • Hari Ibu Jadi Momentum RTIK Surabaya Kenalkan Teknologi AI untuk Pemasaran Digital
  • Berani Berbisnis: Mahasiswi Inspiratif Seimbangkan Pendidikan dan Usaha
  • Peringatan Hari Anti Penghilangan Paksa Internasional 2024 dengan Pameran dan Orasi Kemanusiaan di Unair
  • Aksi Darurat Demokrasi di Surabaya, Buntut Kontroversi RUU Pilkada
  • Tolak RUU Penyiaran, Koalisi Masyarakat dan Pers di Surabaya Gelar Aksi
Facebook X (Twitter) Instagram
actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
actasurya.com
Home»GAYA HIDUP»Sekopi Mojokerto: Seduhkan Kopi Sejuta Insprirasi
GAYA HIDUP

Sekopi Mojokerto: Seduhkan Kopi Sejuta Insprirasi

redaksiBy redaksi24 November 2016
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

actasurya.com – Berawal dari hobi nangkring di warung kopi ketika menjadi mahasiswa di Malang, Tegar Putra Mahardika akhirnya mempunyai keinginan membuka tempat ngopi sendiri. Berlokasi di perumahan Surodinawan estate, Jalan Suromulang Timur no. 27, Mojokerto. Sebelumnya ia juga sering mampir ke kedai-kedai kopi yang menyajikan kopi nusantara, juga sembari belajar menjadi peracik kopi (barista).

Nama yang dipilihnya yaitu Sekopi, merupakan sebuah singkatan dari Secangkir Kopi Penuh Inspirasi. “Berawal dari dua orang teman sebenarnya, dan akhirnya kenapa tidak membuat tempat sendiri,” terang Dika yang menjadi sapaan akrabnya.

Sekopi sendiri mempunyai 9 jenis kopi, serta 3 proses penyeduhan Vietnam Drip, V-60, dan Tubruk. Baru berjalan satu bulan kemarin sekopi sudah sering dijadikan tempat singgah oleh para komunitas di Mojokerto. Serta konsep yang ditawarkan disini memang tempat ngopi sekaligus edukasi kopi, agar pengunjung juga mengerti.

“Tujuan kedepannya, kita berencana menggandeng banyak komunitas di Mojokerto. Serta untuk kopi yang kita sajikan disini, kita sesuaikan dengan karakteristik pengunjung mana yang disukai pengunjung,” ujar Dika alumni Universitas Muhammadiyah Malang ini.

Tempat ini menjadi favorit Fajar Kurniawan dari Sidoarjo, rutin datang seminggu sekali untuk menikmati sajian dari Sekopi. Ia mengutarakan bahwa tempatnya tenang gak jenus serta disini kualitas banget dan mengerti proses.

“Ditempat ini kita benar-benar mengetahui proses penyeduhan, dan juga mengetahui kualitas kopi langsung. Serta disini kita bisa berkomunikasi langsung pada baristanya menanyakan kopi dan lain sebagainya,” tukas Fajar pengunjung. (hrs)

acta surya kopi indonesia kopi jawa timur liputan LPM pers mahasiswa PPMI wartawan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
redaksi
  • Website
  • Facebook
  • X (Twitter)
  • Instagram

Related Posts

Monolog Pandemi, Berkesenian Sambil Peduli

22 April 2020

Membaiklah Indonesiaku

28 Maret 2020

Pembubaran Diskusi LPM Teropong, Bentuk Hilangnya Kebebasan Mimbar Akademik

11 Oktober 2019

Leave A Reply Cancel Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

NAVIGASI
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
JEJARING KAMI
Tweets by actasurya
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.