actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
Facebook X (Twitter) Instagram
TRENDING
  • Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik
  • Kritik Sosial Eksploitasi Hewan dalam Pameran “Seni Lupa”
  • Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital
  • Hari Ibu Jadi Momentum RTIK Surabaya Kenalkan Teknologi AI untuk Pemasaran Digital
  • Berani Berbisnis: Mahasiswi Inspiratif Seimbangkan Pendidikan dan Usaha
  • Peringatan Hari Anti Penghilangan Paksa Internasional 2024 dengan Pameran dan Orasi Kemanusiaan di Unair
  • Aksi Darurat Demokrasi di Surabaya, Buntut Kontroversi RUU Pilkada
  • Tolak RUU Penyiaran, Koalisi Masyarakat dan Pers di Surabaya Gelar Aksi
Facebook X (Twitter) Instagram
actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
actasurya.com
Home»PROFILE»Gitar, Irfan dan Tohpati
PROFILE

Gitar, Irfan dan Tohpati

redaksiBy redaksi16 Januari 2012
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Actasurya.com – Harmoni petikan gitar Tohpati tak membuat banyak orang heran akan kemampuan salah satu gitaris terbaik Indonesia tersebut. Seperti halnya salah satu penggemarnya yaitu, Irfan Maulauna (25).

Yah, selain fotografi, musik adalah dunia yang dicintai Irfan. Mahasiswa Stikosa AWS angkatan 2008 ini sejak lama gemar memainkan alat musik terutama gitar. Dari hobinya tersebut pria yang akrab disapa Pentol ini menuai segudang prestasi.

Dia pernah juara tiga tingkat Nasional yang di selenggarakan di Bali. Selanjutnya, 2007 juara satu untuk kategori pencipta musik indie serta juara satu kategori festival tingkat kabupaten Sidoarjo.Dan masih banyak lagi prestasi yang diraih anak dari tiga bersaudara tersebut.

“Awal mula aku menekuni hobi musik saat masih duduk di bangku SMP. Ketika itu karena tak mempunyai gitar, aku terpaksa harus meminjam ke teman.” ujarnya. Meski begitu, semangat anggota Himpunan Mahasiswa Penggemar Fotografi ini tak sedikitpun luntur. Dia tetap terus belajar, sampai dirinya menempuh pendidikan di SMKN 9 Surabaya dengan mengambil konsentrasi musik gitar.

Kini Irfan tak hanya mahir bermain gitar, tetapi dia telah berbagi ilmunya pada teman-teman dan saudaranya. Ia juga berbagi ilmunya dengan membuka les privat terbuka bagi siapa saja yang ingin mahir bergitar.

Kelentikan jarinya dalam tiap senar gitar dengan mahir tak membuat Irfan tinggi hati. Maka dari itu banyak orang sekitarnya suka pada dirinya.“Tak perlu membayar uang sepeserpun. Aku dengan senang hati mengajari kawan-kawanku yang ingin belajar.”ungkapnya.N/F : Navis/Abdul

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
redaksi
  • Website
  • Facebook
  • X (Twitter)
  • Instagram

Related Posts

Penuh Perjuangan, Sasa Tetap Optimis Capai Mimpi

13 April 2021

Waldan, Penulis adalah Pengabadian

26 September 2020

Hiliyah, Pedagang Kecil di Tengah Corona

24 April 2020

Leave A Reply Cancel Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

NAVIGASI
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
JEJARING KAMI
Tweets by actasurya
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.