actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
Facebook X (Twitter) Instagram
TRENDING
  • Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik
  • Kritik Sosial Eksploitasi Hewan dalam Pameran “Seni Lupa”
  • Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital
  • Hari Ibu Jadi Momentum RTIK Surabaya Kenalkan Teknologi AI untuk Pemasaran Digital
  • Berani Berbisnis: Mahasiswi Inspiratif Seimbangkan Pendidikan dan Usaha
  • Peringatan Hari Anti Penghilangan Paksa Internasional 2024 dengan Pameran dan Orasi Kemanusiaan di Unair
  • Aksi Darurat Demokrasi di Surabaya, Buntut Kontroversi RUU Pilkada
  • Tolak RUU Penyiaran, Koalisi Masyarakat dan Pers di Surabaya Gelar Aksi
Facebook X (Twitter) Instagram
actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
actasurya.com
Home»GAYA HIDUP»ATIS Teknologi Penyadap Telepon
GAYA HIDUP

ATIS Teknologi Penyadap Telepon

redaksiBy redaksi21 Januari 2010
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Teknologi komunikasi semakin canggih. Akhir-akhir ini, muncul pemberitaan tentang kriminalisasi di tubuh KPK. Dimana terdapat rekaman suara percakapan telepon Anggodo Wijoyo dengan beberapa pejabat pemerintahan. Masalah tersebut diungkap melalui bantuan alat penyadap telepon.

ATIS (Audio Telecommunication International Systems) merupakan sebuah generasi baru dari Instant Recall Recorders (IRC) dalam teknologi solid-state. Sistem ini dapat dikoneksikan ke dalam audio source berupa telepon atau handphone GSM/AMPS/CDMA. Alat ini akan merekam atau menyadap seluruh komunikasi suara dengan kapasitas aktif lebih dari 680 menit dan 1000 panggilan yang berbeda.
Kompresi algoritma yang ada di dalam ATIS telah memperbesar kapasitas penyimpanan dan kualitas suara yang cukup jernih. Dengan menggunakan koneksi telepon, ATIS dapat mengidentifikasi penelepon, waktu telepon dan nomor penelepon via RS 232 link built-in.
Inilah teknologi canggih yang dimiliki Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) dan telah terbukti memperlancar pekerjaan mereka sebagai pemberantas korupsi di Indonesia. Salah satu bukti kesuksesan KPK dengan adanya alat penyadap ini, yaitu digunakan untuk menyadap percakapan Artalyta Suryani dengan para pejabat Jaksa Agung Muda (JAM).
Selain penyadap telepon ATIS Gueher Gmbh buatan Jerman ini, perlu penambahan perlengkapan lainnya untuk dapat dioperasikan, yaitu penambahan peralatan firing buatan AS dan peralatan macro sistem buatan Polandia. Untuk total harga pembelian semua alat sadap tersebut seharga 28,07 miliar rupiah. Selain itu, juga perlu adanya penambahan satu unit LID Monitoring Centre (LID MC) seharga 17,31 miliar rupiah.(N : Bayu B)

Location Based Game Using GPS – More winstrol injection free gigabytes for ipod touch – ilonem.hemmi.space

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
redaksi
  • Website
  • Facebook
  • X (Twitter)
  • Instagram

Related Posts

Membaiklah Indonesiaku

28 Maret 2020

Terkena Gas Air Mata, Berikut Cara Mengatasinya

25 September 2019

Okra Jadi Minuman Rendah Gula

13 Agustus 2019

Leave A Reply Cancel Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

NAVIGASI
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
JEJARING KAMI
Tweets by actasurya
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.