actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
Facebook X (Twitter) Instagram
TRENDING
  • Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik
  • Kritik Sosial Eksploitasi Hewan dalam Pameran “Seni Lupa”
  • Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital
  • Hari Ibu Jadi Momentum RTIK Surabaya Kenalkan Teknologi AI untuk Pemasaran Digital
  • Berani Berbisnis: Mahasiswi Inspiratif Seimbangkan Pendidikan dan Usaha
  • Peringatan Hari Anti Penghilangan Paksa Internasional 2024 dengan Pameran dan Orasi Kemanusiaan di Unair
  • Aksi Darurat Demokrasi di Surabaya, Buntut Kontroversi RUU Pilkada
  • Tolak RUU Penyiaran, Koalisi Masyarakat dan Pers di Surabaya Gelar Aksi
Facebook X (Twitter) Instagram
actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
actasurya.com
Home»GAYA HIDUP»Fakultas Sastra Jepang Unitomo Kenalkan Baju Khas Jepang Yukata
GAYA HIDUP

Fakultas Sastra Jepang Unitomo Kenalkan Baju Khas Jepang Yukata

redaksiBy redaksi9 Desember 2018
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Actasurya.com – Yukata (baju setelah mandi) merupakan baju khas Jepang yang berjenis kimono non formal, pakaian yang terbuat dari bahan kain katun itu biasa dipakai oleh wanita maupun pria saat musim panas tiba. Pakaian Yukata yang telah menjadi budaya di Jepang dan selalu digunakan dalam berbagai kegiatan. Fakultas Sastra Jepang Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) menggelar sebuah Workshop untuk mempelajari Yukata secara baik dan benar.

Dalam workshop kali ini, Cicilia Tantri sebagai Dekan Fakultas Sastra menggandeng mahasiswa sastra, dosen sastra, lima SMA dan SMK. Juga menghadirkan Tani Miwoko (istri konsulat jendral Jepang di Surabaya) sebagai pakar dalam pemakaian dan perawatan busana Yukata, untuk memberikan edukasi budaya Jepang dan bagaimana cara memakai Yukata.

“Kami sering mengadakan kegiatan-kegiatan budaya, tapi mahasiswa sastra Jepang tidak bisa pakai Yukata, karena bingung cara memakainya. Jadi ini sebagai salah satu pembelajaran budaya, agar mahasiswa daoat mengetahui salah satu budaya Jepang, terutama pakaian tradisional Yukata,” kata Cicilia di ruang R. M. Soemantri, Rabu (05/12).,

Sementara itu, para audiens diajak untuk memakai Yukata sendiri, sambil diajarkan oleh Tani Miwako dan didampingi oleh pemateri. Istri Konjen Jepang di Surabaya itu juga menjelaskan fungsi kegunaan dari baju tradisional Jepang.

“Saya ingin melihat masyarakat Surabaya mengenal Yukata dengan cantik. Yukata biasa dipakai pada musim panas, karena banyak festival di siang hingga malam. Pakaian itu bisa dipakai dimusim panas saja, karena Yukata dibuat dari katun yang dingin,” jelasnya.

Di Jepang sendiri, pakaian Yukata hanya dipakai untuk acara-acara festival dan musim panas saja. Tidak digunakan dalam sehari-hari, terlebih saat sekolah.

“Untuk sekolah sehari-hari tetap memakai seragam sekolah, kalau ada acara-acara baru pakai Yukata,” tambahnya.

Emilia Agustina, salah satu audiens yang berasal dari SMA Dr. Soetomo terlihat senang karena berkesempatan mencoba langsung pakaian khas Jepang. Emilia mengaku, acara workshop ini dapat menjadi pembekalan ketika ingin meneruskan ke perguruan tinggi dengan konsentrasi Sastra Jepang.

“Jadi bisa tau fungsinya Yakuta, terus bisa tahu bedanya Yukata dengan Kimono. Buat pelajar-pelajar yang mau masuk Sastra Jepang bisa berguna, dan dengan adanya workshop ini jadi saya jadi ingin masuk sastra Jepang disini (Umitomo),” tutupnya. (N/F: Esti) 

#workshop #fakultas sastra #Unitomo #jepang yukuta #acta surya #mahasiswa acta surya actasurya.com Lembaga Pers Mahasiswa Surabaya
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
redaksi
  • Website
  • Facebook
  • X (Twitter)
  • Instagram

Related Posts

Monolog Pandemi, Berkesenian Sambil Peduli

22 April 2020

Membaiklah Indonesiaku

28 Maret 2020

Refleksikan Peristiwa 10 November Lewat Parade Surabaya Juang

9 November 2019

Leave A Reply Cancel Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

NAVIGASI
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
JEJARING KAMI
Tweets by actasurya
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.