actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
Facebook X (Twitter) Instagram
TRENDING
  • Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik
  • Kritik Sosial Eksploitasi Hewan dalam Pameran “Seni Lupa”
  • Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital
  • Hari Ibu Jadi Momentum RTIK Surabaya Kenalkan Teknologi AI untuk Pemasaran Digital
  • Berani Berbisnis: Mahasiswi Inspiratif Seimbangkan Pendidikan dan Usaha
  • Peringatan Hari Anti Penghilangan Paksa Internasional 2024 dengan Pameran dan Orasi Kemanusiaan di Unair
  • Aksi Darurat Demokrasi di Surabaya, Buntut Kontroversi RUU Pilkada
  • Tolak RUU Penyiaran, Koalisi Masyarakat dan Pers di Surabaya Gelar Aksi
Facebook X (Twitter) Instagram
actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
actasurya.com
Home»FEATURES»Respon Dunia Pendidikan Lewat Komunitas.
FEATURES

Respon Dunia Pendidikan Lewat Komunitas.

redaksiBy redaksi4 April 2018
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Actasurya.com – Berawal dari rasa keprihatinan terhadap dunia pendidikan yang dirasa masih tertinggal, berdirilah sebuah komunitas bernama Gerlik (Gerakan peduli anak) yang bergerak di dunia pendidikan pada akhir tahun 2012.

Menurut humas eksternal Novisal Bahar, komunitas ini digagas oleh sejumlah mahasiswa dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa) pada tanggal 1 Desember 2012 dan diresmikan pada 2 Februari 2013.

“Mahasiswa yang menjadi penggiat komunitas ini bernama Amar, Ihsan, Bagus, Siska Ayunda, Eri. Selain itu, untuk inisiatornya bernama Hafid, ” ucap Novisal kepada Acta Surya. Selasa (3/4/2018).

Ia juga menambahkan bahwa memilih fokus ke perihal pendidikan karena melihat dunia pendidikan saat ini masih dinilai belum maksimal. Lanjutnya, masih banyak anak-anak yang belum mendapat ilmu pendidikan dari lingkungan keluarga. Karena menurutnya, keluarga menjadi hal sangat penting untuk memberikan pendidikan di luar jam sekolah.

Agenda rutin yang kerap dilakukan oleh komunitas ini yaitu melaksanakan pembelajaran dan kreatifitas pada waktu tertentu. Selain itu juga aktif melibatkan anak-anak untuk mengikuti berbagai macam lomba.

Suasana kegiatan belajar mengajar anggota Komunitas Gerlik Surabaya di Jalan. Lumumba Dalam no. 71, Ngagel, Wonokromo. 

 

“Untuk agenda rutin kita yaitu tiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu. Kita tidak hanya menggelar kegiatan pembelajaran tersebut di indoor, kerap kali dilakukan di outdoor, ” imbuhnya.

Awal terbentuknya komunitas ini, memiliki anggota 30 orang saja. Namun seiring berjalannya waktu, kini telah memiliki anggota hingga ratusan.

Humas bidang pendidikan, Ahmad Ma’ruf mengatakan selama berkegiatan, berbagai respon juga terlontar dari masyarakat sekitar yang telah merasakan adanya komunitas ini.

“Responnya sangat bagus, mereka bilang ini sangat membantu karna orang tuanya sendiri belum tentu bisa membantu belajar karena pelajaran yang bertambah sulit,” katanya.

Pria yang akrab disapa Ahmad ini juga menambahkan, bahwa selama melakukan kegiatan ini tidak hanya mendapat respon yang baik.

“Kita juga pernah dapat respon buruknya, karena banyaknya anak – anak  membuat suasananya ramai, jadi orang tua yang lewat dikira disini tidak belajar hanya main” tambahnya.

Komunitas yang berdiri sejak awal tahun 2013 ini mempunyai harapan tidak hanya memberikan pendidikan atau pelatihan kepada anak-anak, tetapi juga ingin melibatkan orang tuanya. Karena menurutnya pendidikan itu juga diawali dari keluarga. (N/F: Andyan,Odif/Doc. Pribadi)

Features komunitas gerakan peduli anak komunitas surabaya
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
redaksi
  • Website
  • Facebook
  • X (Twitter)
  • Instagram

Related Posts

Laboratorium Jurnalisme di Kampus Wartawan

29 April 2024

Sukses Gelar Konser di Jakarta, NCT 127 Beri Pengalaman Tak Terlupakan Bagi NCTzen

16 Januari 2024

30 Tahun Mengabdi untuk Stikosa-AWS, Zainal: Jadilah Orang yang Bermanfaat

8 Desember 2023

Leave A Reply Cancel Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

NAVIGASI
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
JEJARING KAMI
Tweets by actasurya
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.