actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
Facebook X (Twitter) Instagram
TRENDING
  • Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik
  • Kritik Sosial Eksploitasi Hewan dalam Pameran “Seni Lupa”
  • Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital
  • Hari Ibu Jadi Momentum RTIK Surabaya Kenalkan Teknologi AI untuk Pemasaran Digital
  • Berani Berbisnis: Mahasiswi Inspiratif Seimbangkan Pendidikan dan Usaha
  • Peringatan Hari Anti Penghilangan Paksa Internasional 2024 dengan Pameran dan Orasi Kemanusiaan di Unair
  • Aksi Darurat Demokrasi di Surabaya, Buntut Kontroversi RUU Pilkada
  • Tolak RUU Penyiaran, Koalisi Masyarakat dan Pers di Surabaya Gelar Aksi
Facebook X (Twitter) Instagram
actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
actasurya.com
Home»SENI BUDAYA»Merah Putih, Pertama Gandeng Hollywood
SENI BUDAYA

Merah Putih, Pertama Gandeng Hollywood

redaksiBy redaksi21 Agustus 2009
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945 serta mengenang jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur di medan perang pada 64 tahun silam. Hashim Djojohadikusumo mencoba menggarap film bertajuk “Merah Putih”.
Pemainnya banyak melibatkan artis-artis terkenal, yaitu: Darius Sinathrya (Marius), Lukman Sardi (Amir), Donny Alamsyah (Tomas), Zumi Zola (Soerono), T. Rifnu Wikana (Dayan), Astri Nurdin (Melati), dan Rahayu Saraswati (Senja).
Film yang juga garapan, Rob Allyn, Jeremy ini telah dipersiapkan selama lebih dari dua tahun dan mampu memberikan sentuhan berbeda dalam efek, sound juga tata artistiknya. Namun sayang, ada beberapa pemain yang kurang bisa mendalami perannya dan tidak keluar karakternya dalam film tersebut.
Film yang sudah diputar 13 Agustus 2009 bercerita tentang revolisioner era 1947, diluncurkan sebagai apresiasi kaum muda Indonesia yang gagah berani dan bersedia mengorbankan nyawanya demi kemerdekaan Indonesia. “Kami siap untuk membuat film saga berlatar sejarah dengan tradisi Hollywood, mengkombinasikan special effects, bakat-bakat terbaik yang dimiliki perfilman Indonesia. Dan produksi sebuah drama perang klasik bisa mengangkat cerita penting dalam sejarah, namun dilain pihak kurang dikenal oleh masyarakat dunia. Kami juga berharap film ini hadir disaat yang tepat, juga mengingatkan Indonesia dan dunia bahwa penduduk Indonesia sudah berkorban banyak demi kemerdekaan, persatuan, dan toleransi beragama”, jelas Rob Allyn saat jumpa Pers di 21 Café Royal Plasa Surabaya.
“Secara tidak langsung, saya telah menjarah bakat terbaik perfilman Indonesia yang sudah dipupuk dengan baik oleh pembuat film handal Riri Riza, Mira Lesmana, Garin Nugroho dan pembuat film hebat lainnya yang ada dalam perindustrian film Indonesia. Kami semua juga mengagumi serta menghargai pencapaian karya mereka. Saya berharap, kami bisa memberikan sumbangan sebuah karya film berharga dan setara dengan standar yang dimiliki industri perfilman Indonesia”, tambah pria bule ini kepada wartawan.
Menariknya, dalam film “Merah Putih” Rob menggabungkan karakter seluruh pemain untuk menggambarkan tema yang berkaitan dengan keberanian, kepemimpinan, persaudaraan, dan nasionalisme. Selain itu, penggarapan film bersejarah ini dibantu para produser juga mendapuk penata artistik Iri Supit, seperti Adam Howarth guru special effects Inggris, Rocky McDonald sutradara bintang laga, dan John Bowring ahli persenjataan. Nantinya, kelanjutan dari film ini akan ditayangkan pada bulan September mendatang. Tunggu kelanjutan film trilogi merdeka ini. (Naskah/Foto: Qusnul Tauhid)

 

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
redaksi
  • Website
  • Facebook
  • X (Twitter)
  • Instagram

Related Posts

Kritik Sosial Eksploitasi Hewan dalam Pameran “Seni Lupa”

12 November 2025

Tak Seperti Tahun Lalu, Aliansi Mahasiswa Adakan Bazar Ormawa di Luar Kampus

12 November 2020

KIBAS Gelar Pameran Daring “Batik Gendongan Jawa Timur” Khas Madura

24 Oktober 2020

Leave A Reply Cancel Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

NAVIGASI
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
JEJARING KAMI
Tweets by actasurya
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.