actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
Facebook X (Twitter) Instagram
TRENDING
  • Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik
  • Kritik Sosial Eksploitasi Hewan dalam Pameran “Seni Lupa”
  • Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital
  • Hari Ibu Jadi Momentum RTIK Surabaya Kenalkan Teknologi AI untuk Pemasaran Digital
  • Berani Berbisnis: Mahasiswi Inspiratif Seimbangkan Pendidikan dan Usaha
  • Peringatan Hari Anti Penghilangan Paksa Internasional 2024 dengan Pameran dan Orasi Kemanusiaan di Unair
  • Aksi Darurat Demokrasi di Surabaya, Buntut Kontroversi RUU Pilkada
  • Tolak RUU Penyiaran, Koalisi Masyarakat dan Pers di Surabaya Gelar Aksi
Facebook X (Twitter) Instagram
actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
actasurya.com
Home»BERITA»Kondisi BEM Sekarat, Fungsi Tak Jalan
BERITA

Kondisi BEM Sekarat, Fungsi Tak Jalan

redaksiBy redaksi12 Mei 2013
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

actasurya.com – Selain statusnya terlihat antara ada dan tiada, saat ini kondisi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Stikosa-AWS sekarat. Hal ini membuat BEM tak berfungsi sebagimana mestinya.

Kondisi BEM yang memprihatinkan saat ini, bisa dilihat mulai dari belum terlaksananya sidang Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) sampai pemilu Pres BEM yang belum digelar. Jika melihat kepemimpinan Marga Bagus Santoso terhitung mulai Maret tahun lalu, maka saat ini seharusnya sudah ada Pres BEM baru.

“Seharusnya LPJ jadi bulan Desember, untuk Januari sudah sidang LPJ. Dan Februari-Maret pemilu Pres BEM,” jelas Laily Widiawati, Bendahara BEM (10/5).

Kondisi BEM yang seperti ini membuat fungsinya terabaikan. Bahkan tugas BEM yang seharusnya menjembatani mahasiswa dengan akademik, tidak berfungsi.

“Menurutku BEM sekarang tidak ada fungsinya. BEM bukan sebagai Badan Eksekutif Mahasiswa lagi, sama seperi mahasiswa biasa. Entah kenapa Pres BEM-nya tidak ada? Sekarang tugas BEM sendiri tidak berfungsi dengan baik, malah disepelekan. Seharusnya tugas BEM itu penting,” tambah Laily.

Sekaratnya BEM saat ini telah diakui oleh Dina Fitriana, Sekretaris BEM (10/5). Menurut Dina, kondisi BEM sekarang memang sedang sekarat dan berantakan. Karena yang aktif hanya beberapa orang saja, sehingga membuat fungsi BEM hilang.

“Ya sekarat, berantakan. Sebenarnya berfungsi, karena BEM saat ini seharusnya sudah lengser. Jadi tidak berfungsi,” kata Dina.

Di tempat yang berbeda Anggun Putra, Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) telah mengiyakan fungsi BEM yang terabaikan. “Fakta kalau BEM saat ini masih bingung keberadaannya. Fungsi-fungsinya sedikit banyak terabaikan,” tutur Anggun (10/5).

naskah : Ayu Puspitaningtyas | foto : dok. Acta Surya

BEM Mahasiswa Pers stikosa-aws Surabaya
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
redaksi
  • Website
  • Facebook
  • X (Twitter)
  • Instagram

Related Posts

Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik

14 November 2025

Kritik Sosial Eksploitasi Hewan dalam Pameran “Seni Lupa”

12 November 2025

Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital

5 Juli 2025

Leave A Reply Cancel Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

NAVIGASI
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
JEJARING KAMI
Tweets by actasurya
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.