Bekas TPA jadi Taman penuh Bunga

actasurya.com – Ruang terbuka hijau sangat diperlukan bagi masyarakat kota metropolitan. Sayangnya, pembangunannya pun berbanding terbalik dengan pembangunan mall atau apartement yang makin marak. Menilik dari fungsinya, akan ada segudang manfaat yang tercipta dari banyaknya lahan terbuka hijau bagi makhluk hidup.

Di Surabaya sendiri, kini sedang gencar-gencarnya melakukan pembangunan taman. Apabila di runut, Kota Pahlawan ini telah memiliki beberapa taman, seperti Taman Bungkul, Taman Prestasi, Taman Paliatif, Taman Kunang-Kunang, dan masih banyak lagi.

Tak puas dengan itu, ada taman baru yang disuguhkan bagi masyarakat Surabaya. Dibangun diatas lahan bekas Tempat Pembuangan Akhir (TPA), taman ini bak di sulap sedemikian indahnya. Bau tak sedap serta sampah berserakan yang dulu kerap terlihat menggunung , kini berubah menjadi hamparan berbagai macam jenis bunga, seperti lavender, dan bunga sepatu.

Taman Sakura namanya, ruang terbuka hijau yang masih dalam proses pembangunan ini mirip dengan salah satu taman bunga tulip yang ada di negeri Kincir Angin, Belanda. Pertama kali masuk, mata akan termanjakan dengan barisan bunga yang di atur secara bergerombol menurut warnanya. Hal ini tentu akan menimbulkan kesan segar dan asri.

“Disini enak, bunga-bunganya banyak bikin suasananya enak dilihat. Manjain mata banget. Meskipun panas tapi suasana tetep asri karena ada banyak bunga,” ujar Destya salah satu pengunjung taman sakura yang ditemui pada siang hari.

Meskipun masih dalam tahap pembangunan, taman ini sudah dapat dinikmati. Salah satu daya tarik dari taman ini adalah banyaknya jenis tanaman bunga yang tumbuh subur. Terlihat di beberapa sudut taman biasanya dijadikan spot foto atau selfie para muda mudi yang datang beramai-ramai.

“Buat yang hobi selfie sih asik ya disini, karna banyak spot yang bisa di jadiin tempat buat foto bareng ataupun cuman selfie aja. Tapi yang gak suka selfie juga bisa nikmatin suasana disini sih, kan enak banyak bunga, ” terang Aiman salah satu pengunjung dari Malang.

Tidak hanya tempatnya yang asik untuk berfoto, taman ini juga dilengkapi dengan batu refleksi di beberapa sudutnya. Tak ketinggalan, ada pula taman bermain bagi anak – anak yang terletak di belakang taman ini.

Mungkin banyak yang masih belum mengetahui keberadaan taman ini. Disamping lokasinya yang tersembunyi, juga belum banyak pula petunjuk arah yang disediakan untuk akses menuju taman. Namun, bagi yang sudah pernah berkunjung ke hutan Bambu Keputih mungkin tidak akan terlalu sulit untuk mencari taman ini, karena lokasinya hanya berjarak kurang lebih 100km.

“Kalau yang nggak pernah ke daerah sini mungkin agak sulit buat cari tamannya, karena tempatnya masih sedikit tersembunyi, dan warga Surabaya pun belum banyak yang tau taman ini,” tutur Destya.

Proses pembangunan yang belum rampung seutuhnya, memang masih nampak di beberapa sudutnya. Seperti belum tersedianya lahan parkir yang nyaman, jalan masuk menuju taman yang masih belum mulus, dan kurangnya tempat sampah di dalam taman tersebut.

Meski begitu, keindahan Taman Sakura ini dapat menadi alternatif baru bagi warga Surabaya dan sekitarnya yang haus akan ruang terbuka hijau. Pun juga dapat menjadi salah satu referensi tempat untuk refreshing di akhir pekan. (N/F:Galuh)