actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
Facebook X (Twitter) Instagram
TRENDING
  • Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik
  • Kritik Sosial Eksploitasi Hewan dalam Pameran “Seni Lupa”
  • Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital
  • Hari Ibu Jadi Momentum RTIK Surabaya Kenalkan Teknologi AI untuk Pemasaran Digital
  • Berani Berbisnis: Mahasiswi Inspiratif Seimbangkan Pendidikan dan Usaha
  • Peringatan Hari Anti Penghilangan Paksa Internasional 2024 dengan Pameran dan Orasi Kemanusiaan di Unair
  • Aksi Darurat Demokrasi di Surabaya, Buntut Kontroversi RUU Pilkada
  • Tolak RUU Penyiaran, Koalisi Masyarakat dan Pers di Surabaya Gelar Aksi
Facebook X (Twitter) Instagram
actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
actasurya.com
Home»FEATURES»Balai Pemuda, Bertahan di Belantara Kota
FEATURES

Balai Pemuda, Bertahan di Belantara Kota

redaksiBy redaksi19 Februari 2009
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Siapapun yang melintas di pusat kota Surabaya, pasti tergoda oleh Balai Pemuda. Bangunan bergaya klasik, dengan kubah menjulang ke langit, menjadi pembeda dengan bangunan lain di sekitarnya. Memaksa pandangan menikmati eksotika bangunan itu. Meski sekilas saja.

Dihiasi pintu-pintu kayu setinggi dua meter lebih, angin-angin yang terletak di bagian atas, berpadu dengan atap setinggi hampir 9 meter, keistimewaan bangunan lawas di Jalan Pemuda Surabaya itu kental terasa. Belum lagi, karakteristik arsitektur gaya Eropa yang dimodifikasi dengan kondisi lingkungan Indonesia yang beriklim tropis basah.

Keunikan bangunan yang kubahnya bergaya gotik dengan gewel khasnya itu, benar-benar menunjukkan identitas bangunan beramora kolonial. Muncul rasa “ngeri” terselip di sela-sela rasa kekaguman. Merasa kecil di sela-sela keagungan arsitektur lawas.

Pantas bila Balai Pemuda dibuat sedemikian rupa. Mengingat gedung yang dulu menjadi tempat berkumpulnya para pemuda di jaman perang ini konon akan dijadikan pusat dari aktivitas budaya di masa itu. Keagungan produk budaya di jamannya.

Kini, bangunan yang masuk dalam daftar Cagar budaya itu lekat dengan berbagai kendala. Utamanya, kendala biaya pemeliharaan. Meskipun berbagai event mulai pementasan seni hingga pagelaran pernikahan, digelar untuk menutup membiayaannya. Tetap saja, kata kurang tidak serta-merta menghilang.

Meski demikian, memunculkan seniman-seniman handal dari tempat ini menjadi hal yang tidak bisa dinafikan. Sekali lagi mengkukuhkan Balai Pemuda sebagai tempat yang begitu menggoda.***

Naskah: Guntur IP | foto : Akbar Insani

ARTIKEL TERKAIT
Aura Kesenian di Balai Pemuda
Saksi Bisu Bernama de Simpangsche

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
redaksi
  • Website
  • Facebook
  • X (Twitter)
  • Instagram

Related Posts

Laboratorium Jurnalisme di Kampus Wartawan

29 April 2024

Sukses Gelar Konser di Jakarta, NCT 127 Beri Pengalaman Tak Terlupakan Bagi NCTzen

16 Januari 2024

30 Tahun Mengabdi untuk Stikosa-AWS, Zainal: Jadilah Orang yang Bermanfaat

8 Desember 2023

2 Komentar

  1. ANTI MENTAL TEMPE on 26 Februari 2009 01:35

    Masih belum diupdate ya? Terus kali ini alasannya apa? Masih seputar fasilitas? Manajemen SDM? Atau jangan2… mentalitas SDM-nya? Wah-wah….

    Reply
  2. ANTI MENTAL TEMPE on 26 Februari 2009 01:39

    Sesekali coba lihat terbitan2 ACTA SURYA di masa lalu. Fasilitas yg mereka punya, sungguh jauh dari yg Anda miliki sekarang. Pengelolanya yg waktu itu anak-anak kost, mesti rela kehilangan duit rokok buat rental komputer, gara-gara deadline naskah udah di depan mata. Sesekali, hal2 begini perlu dilihat lagi… Maafkan saya jika bicara begini. Tapi saya pikir, Acta Surya adalah milik semua.. bukankah begitu?

    Reply

Leave A Reply Cancel Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

NAVIGASI
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
JEJARING KAMI
Tweets by actasurya
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.