actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
Facebook X (Twitter) Instagram
TRENDING
  • Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik
  • Kritik Sosial Eksploitasi Hewan dalam Pameran “Seni Lupa”
  • Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital
  • Hari Ibu Jadi Momentum RTIK Surabaya Kenalkan Teknologi AI untuk Pemasaran Digital
  • Berani Berbisnis: Mahasiswi Inspiratif Seimbangkan Pendidikan dan Usaha
  • Peringatan Hari Anti Penghilangan Paksa Internasional 2024 dengan Pameran dan Orasi Kemanusiaan di Unair
  • Aksi Darurat Demokrasi di Surabaya, Buntut Kontroversi RUU Pilkada
  • Tolak RUU Penyiaran, Koalisi Masyarakat dan Pers di Surabaya Gelar Aksi
Facebook X (Twitter) Instagram
actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
actasurya.com
Home»BERITA»Tak Ada Gen, JEJE Radio pun Jadi
BERITA

Tak Ada Gen, JEJE Radio pun Jadi

redaksiBy redaksi9 Maret 2013
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

actasurya.com – Tak ada rotan, akar pun jadi. Peribahasa ini tepat untuk menggambarkan Workshop Broadcasting, yang merupakan serangkaian acara dari Communication Festival (Commfest), Selasa (9/3). Pasalnya ada ketidaksamaan antara pengisi acara yang tercantum pada brosur dengan workshop.

Hal tersebut dikarenakan pihak Gen FM membatalkan untuk menjadi pembicara dalam Workshop Broadcasting. “Sebenarnya memang Gen FM yang mengisi workshop. Tetapi pada tanggal 5, pihak Gen FM mengkonfirmasi kalau tidak bisa menjadi pembicara. Karena pada tanggal 9 bertepatan dengan acara ulang tahun Gen FM,” jelas Galoh Murizky, Koordinator Acara Workshop Broadcasting.

Sehingga panitia memilih JEJE Radio sebagai pembicara pengganti, untuk workshop yang berlangsung dari jam 08:00 hingga 12:30. “Karena segmentasi JEJE Radio adalah anak muda. Dan salah satu penyiar JEJE Radio, Bisma Satria merupakan mantan penyiar Gen FM Surabya. Sehingga hal itu lah yang menjadi pertimbangan panitia,” sambung Galoh.

Dengan mengusung tema ‘Dare To Be Different’, workshop yang menghadirkan pembicara dari JEJE Radio, Kompas TV serta Penulis Buku ‘Radio Makes Me Horny’ berhasil mendatangkan 42 peserta. Meskipun pembicara workshop bukan dari Gen FM, namun acara tersebut berlangsung meriah.

“Acaranya seru, pembicaranya masih muda dan berkopeten. Sehingga acara tersebut tidak membosankan. Cara penyampaian materinya tidak menggurui atau seperti kuliah,” komentar Rizka Finnahari, mahasiswa semester empat.

naskah dan foto : Moch. Khaesar J.U

Commfest Gen FM JEJE Radio Kompas TV Mahasiswa Pers stikosa-aws Surabaya workshop broadcasting
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
redaksi
  • Website
  • Facebook
  • X (Twitter)
  • Instagram

Related Posts

Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik

14 November 2025

Kritik Sosial Eksploitasi Hewan dalam Pameran “Seni Lupa”

12 November 2025

Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital

5 Juli 2025

Leave A Reply Cancel Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

NAVIGASI
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
JEJARING KAMI
Tweets by actasurya
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.