Usung ‘Global Ethnic’ dalam MFF ke-5

actasurya.com – Mengusung tema fashion travel wear ‘Global Ethnic’ untuk dewasa dan anak-anak, Moslem Fashion Festival (MFF) digelar selama tiga hari (3-5/10), di Atrium Utama Royal Plaza Surabaya. MFF kelima ini, memiliki tema berbeda dengan tahun lalu, yang mengangkat pop retro.

Acara yang bertujuan mengenalkan rancangan busana muslim dari desaigner-desaigner ternama ini, diadakan untuk memperingati Hari Raya Idul Adha. Selain itu, MFF kali ini juga merupakan peringatan Ulang Tahun Royal Plaza yang ke-8.

“Acara ini ingin mengenalkan rancangan desaigner-desaigner baju muslim ternama dari Jakarta, Bandung dan Surabaya. Selain itu, juga ingin mensosialisasikan bahwa tidak selamanya orang yang memakai baju muslim itu kuno. Kita pun ingin menghilangkan persepsi, kalau orang yang memakai busana muslim itu teroris,” ungkap Widi, Staf Promosi Royal Plaza.

Acara kali ini, ada enam desaigner dari Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) BPDJATIM, yang turut memeriahkannya. Di antaranya; Alphina Chandrajani, Lia Afif, Lilik Suhariyati, Yuyuk Nurmaisyah, Dwi Adi Kusuma, dan Lita Berlianti.

Peserta MFF kelima ini tak hanya berasal dari Surabaya, mereka juga berdatangan dari berbagai kota. Mulai dari Malang, Gresik, Lamongan, Kediri, Mojokerto, Tulung Agung, Jombang, Banyuwangi, hingga Semarang. Hal ini lantaran pihak penyelenggara tidak menentukan batasan untuk peserta MFF.

Dalam acara ini para peserta juga dapat mengikuti perlombaan lainnya. Di antaranya; Junior Desaigner Competition, Hijab Styling Competition, Design Illustration Competition, Moslem Model Search, Moslem Kids Competition, dan Photography Competition.

Tak hanya perlombaan, MFF juga menggelar Parade Busana Muslim yang diikuti oleh 11 brand busana muslim ternama di Indonesia. Mulai dari Az Zahrawani, Feymos, Isna Iskan, Khaskha, Mumtaza & Ephie Boutique, Rasyida Alam, Vania Gallery, Almara, Yuke Tanaka, Zoya, hingga Elmira Moslem Wear.

naskah dan foto: Qurratu A’yun