actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
Facebook X (Twitter) Instagram
TRENDING
  • Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik
  • Kritik Sosial Eksploitasi Hewan dalam Pameran “Seni Lupa”
  • Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital
  • Hari Ibu Jadi Momentum RTIK Surabaya Kenalkan Teknologi AI untuk Pemasaran Digital
  • Berani Berbisnis: Mahasiswi Inspiratif Seimbangkan Pendidikan dan Usaha
  • Peringatan Hari Anti Penghilangan Paksa Internasional 2024 dengan Pameran dan Orasi Kemanusiaan di Unair
  • Aksi Darurat Demokrasi di Surabaya, Buntut Kontroversi RUU Pilkada
  • Tolak RUU Penyiaran, Koalisi Masyarakat dan Pers di Surabaya Gelar Aksi
Facebook X (Twitter) Instagram
actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
actasurya.com
Home»BERITA»Turun ke Jalan, Bagikan Pita Merah
BERITA

Turun ke Jalan, Bagikan Pita Merah

redaksiBy redaksi1 Desember 2015
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

actasurya.com – Banyak dari masyarakat berpikir bahwa penyakit HIV AIDS adalah penyakit yang sangat berbahaya. Begitu pula dengan penderitanya atau ODHA (Orang Dengan HIV AIDS) yang harus dijauhi. Namun, pernyataan tersebut jelas sangat keliru, justru para ODHA sangat membutuhkan  dukungan masyarakat untuk bangkit dari keterpurukan.

Sebagai bentuk dukungan kepada para ODHA, ditetapkan tanggal 1 Desember sebagai hari AIDS sedunia. Tak ketinggalan, Stikosa AWS turut membagikan pita merah untuk pengguna jalan di sekitar perempatan Panjang Jiwo, Surabaya. Hal ini sebagai simbol Retribon yang di resmikan oleh badan anti HIV AIDS.

Acara yang berlangsung pukul  15.00 hingga 15.30 ini diikuti oleh 15 perwakilan mahasiswa, beberapa dosen dan karyawan. Tujuannya untuk mengingatkan kembali  kepada masyarakat tentang kepedulian akan penyakit AIDS maupun penderitanya (ODHA).

“Umumnya seseorang yang terjangkit HIV AIDS, maka dia akan dijauhi oleh orang disekitarnya,” tutur Yokhanan Kristiyono selaku ketua pelaksana.

Harapan terbesar dari kegiatan yang berlangsung selama 30 menit ini bisa membangkitkan kesadaran masyarakat dan mengingatkan kembali bahaya dari penyakit HIV AIDS dan tidak mengasingkan orang-orang yang terjangkit, melainkan merangkul orang tersebut layaknya masyarakat sosial.

“Dari hal yang sederhana ini, kita ingin efeknya besar bagi masyarakat,” tutup Yokhanan Kristiyono. (N:Dewid)

hari AIDS Mahasiswa stikosa-aws
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
redaksi
  • Website
  • Facebook
  • X (Twitter)
  • Instagram

Related Posts

Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik

14 November 2025

Kritik Sosial Eksploitasi Hewan dalam Pameran “Seni Lupa”

12 November 2025

Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital

5 Juli 2025

Leave A Reply Cancel Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

NAVIGASI
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
JEJARING KAMI
Tweets by actasurya
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.