actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
Facebook X (Twitter) Instagram
TRENDING
  • Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik
  • Kritik Sosial Eksploitasi Hewan dalam Pameran “Seni Lupa”
  • Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital
  • Hari Ibu Jadi Momentum RTIK Surabaya Kenalkan Teknologi AI untuk Pemasaran Digital
  • Berani Berbisnis: Mahasiswi Inspiratif Seimbangkan Pendidikan dan Usaha
  • Peringatan Hari Anti Penghilangan Paksa Internasional 2024 dengan Pameran dan Orasi Kemanusiaan di Unair
  • Aksi Darurat Demokrasi di Surabaya, Buntut Kontroversi RUU Pilkada
  • Tolak RUU Penyiaran, Koalisi Masyarakat dan Pers di Surabaya Gelar Aksi
Facebook X (Twitter) Instagram
actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
actasurya.com
Home»BERITA»Surabaya Nihon Matsuri Suguhkan Kombinasi Budaya Indonesia dan Jepang
BERITA

Surabaya Nihon Matsuri Suguhkan Kombinasi Budaya Indonesia dan Jepang

redaksiBy redaksi7 Februari 2016
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

actasurya.com – Surabaya Nihon Matsuri (SNM) merupakan acara yang mengkolaborasikan antara budaya Jepang dan Indonesia. Acara yang dihelat pada Minggu, 7 Februari ini dikemas dalam sebuah festival kebudayaan yang terdiri dari atas pertunjukan Cosplay, Bazar dan Workshop.

Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya bekerjasama dengan Clash Cosplay dan Persada Jatim dalam menyelenggarkan festival ini. Tak ketinggalan, event yang diadakan di Surabaya Town Square (Sutos) ini juga didukung oleh Mitra Bestari, peminat atau pecinta kebudayaan Jepang.

Tahun ini adalah tahun kedua  SNM diselenggarakan, yang mana sebelumnya digelar di Surabaya pada 2015 lalu. Acara ini diharapkan dapat meningkatkan persahabatan antar kedua negara tersebut. “Oleh karena itu besar harapan kami acara ini dapat diselenggarakan secara rutin di kota Surabaya,” ungkap Sherman Salim, ketua panitia SNM 2016.

Festival yang dihadiri oleh 3000-an pengunjung ini dimulai dari jam 10 pagi hingga 10 malam. Acara ini juga diramaikan dengan penampilan Taiko (seni drum Jepang), pagelaran Fashion Show dari Yukata Batik, Demonstrasi Judo, Cosplay Competition, juga ada kolaborasi antara Taiko, gamelan khas Jawa Timur, dan Gitar Cello.

“Acara ini sangat menarik sekali, karena memperkenalkan perpaduan budaya Jepang dengan Indonesia. Di dalamnya juga meyuguhkan gamelan khas Jawa dan kolaborasi tarian-tarian khas baik dari Jepang maupun Indonesia,” tutur Lea Akira, salah satu pengunjung SNM. (N/F: Wisnu)

cosplay kolaborasi budaya Surabaya surabaya nihon matsuri sutos
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
redaksi
  • Website
  • Facebook
  • X (Twitter)
  • Instagram

Related Posts

Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik

14 November 2025

Kritik Sosial Eksploitasi Hewan dalam Pameran “Seni Lupa”

12 November 2025

Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital

5 Juli 2025

Leave A Reply Cancel Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

NAVIGASI
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
JEJARING KAMI
Tweets by actasurya
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.