Revitalisasi Kantin Stikosa-AWS, Masih Wacana

actasurya.com – Hampir dua tahun kabar mengenai renovasi kantin Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi – Almamater Wartawan Surabaya (Stikosa-AWS) santer terdengar. Namun pada kenyataannya, sampai sekarang kantin yang digadang-gadang akan direnovasi tersebut masih belum mengalami perubahan yang signifikan.

Seiring dengan upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membenahi kota, pihak akademik Stikosa-AWS pun berusaha memanfaatkan peluang tersebut. Berawal dari adanya rencana Pemkot Surabaya mengesahkan tanggul di seberang kampus Stikosa-AWS yang segera menjadi tempat wisata. Rencananya, kantin akan menjadi lebih luas dan layak, sehingga nantinya pengunjung kantin tidak hanya dari civitas kampus tetapi juga pihak umum.

“Awalnya kantin direnovasi, kan, memanfaatkan peluang dari tanggul di depan yang akan jadi tempat pariwisata itu,” tukas Puasini Aprilliani, saat ditemui di ruangannya.

Dikutip dari laporan utama majalah dinding (mading) Acta Surya edisi Mei, Tjuk Suwarsono, sekretaris Yayasan Prapanca Surabaya membenarkan adanya renovasi kantin.

“Iya memang ada rencana pembangunan kantin, mengingat adanya peluang dari pembangunan tanggul,” ujar Tjuk Suwarsono, yang pada bulan Mei lalu diwawancarai via telepon.

Juga pada Mei lalu, Ismojo Herdono, ketua Stikosa-AWS, dalam pertemuan terkait pembahasan BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) mengatakan adanya wacana bahwa kantin akan dipugar kembali, supaya menjadi lebih lebar dan nyaman. Sembilan bulan sebelumnya, terhitung mundur sejak tanggal pertemuan di atas, perihal renovasi kantin mangkrak begitu saja, kemudian hal ini  dimunculkan lagi dalam pertemuan diatas.

Kini wacana mengenai renovasi kantin tetap mangkrak. Pasalnya hampir dua tahun pasca kantin dibongkar, pembangunan masih saja tersendat. Perubahan yang paling kentara dari kantin adalah hanya terdapat empat wastafel di sana.

Menanggapi hal ini, Puasini Aprilliani selaku Pembantu Ketua II (PKII) menyatakan bahwa tersendatnya renovasi kantin dikarenakan alokasi dana yang sudah habis sebelum pembangunan tuntas.

BACA JUGA   Pilih AWS, Robby Ingin Jadi Pewarta Anti Hoax

“Awalnya saya kira dananya nutut untuk renovasi kantin samapi selesai, eh ternyata perkiraan saya meleset, ditengah jalan dananya nggak cukup,” cerita wanita yang biasa akrab disapa April.

Kelanjutan mengenai penyelesaian renovasi kantin Stikosa-AWS akhirnya dialihkan kepada pihak yayasan. Belum jelas kapan kantin akan selesai direnovasi menjadi seperti wacana yang sudah terdengar oleh seluruh isi kampus. Mengingat renovasi kantin ini masih dalam wacana, tidak masuk ke dalam program kerja.

“Kalau masuk ke program kan berarti harus terlaksana, kita nggak berani memasukkan, kan nggak tahu kapan jadinya. Tapi kan sekarang kantin ini sudah ditangani oleh yayasan. Perlu ada wawancara lagi dengan yayasan mengenai kelanjutan prosesnya sekarang sampai mana,” jelas April. (N/F: Titis/Wawan)