actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
Facebook X (Twitter) Instagram
TRENDING
  • Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik
  • Kritik Sosial Eksploitasi Hewan dalam Pameran “Seni Lupa”
  • Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital
  • Hari Ibu Jadi Momentum RTIK Surabaya Kenalkan Teknologi AI untuk Pemasaran Digital
  • Berani Berbisnis: Mahasiswi Inspiratif Seimbangkan Pendidikan dan Usaha
  • Peringatan Hari Anti Penghilangan Paksa Internasional 2024 dengan Pameran dan Orasi Kemanusiaan di Unair
  • Aksi Darurat Demokrasi di Surabaya, Buntut Kontroversi RUU Pilkada
  • Tolak RUU Penyiaran, Koalisi Masyarakat dan Pers di Surabaya Gelar Aksi
Facebook X (Twitter) Instagram
actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
actasurya.com
Home»BERITA»Pentas Perdana Angkatan “Kluwuk”
BERITA

Pentas Perdana Angkatan “Kluwuk”

redaksiBy redaksi9 April 2013
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

actasurya.com – Generasi baru Teater Lingkar “Kluwung” ramaikan pendopo Stikosa-AWS. Dalam rangka pengukuhan, Senin (8/4), Kluwung menggelar pementasan perdana angkatan dengan menampilkan pertunjukan teatrikal.

Pementasan teatrikal dengan judul Nafsu Dibalik Jeruji,  menceritakan tentang pemerkosaan yang dilakukan oleh polisi terhadap tahanan wanitanya. Poundra Rama Aditya bersama angkatannya, yakni Rizky Fauziah, Julia Ekawati, Fira Alif Sonia, Deni Setiawan, dan Ni Nyoman Galuh mengaku bahwa cerita yang mereka usung merupakan inspirasi dari berita media massa yang sedang gempar-gemparnya saat ini.

“Idenya berawal dari sebuah berita di salah satu media massa tentang pemerkosaan yang dilakukan oleh polisi terhadap tahanan wanita yang terjadi di Poso Sulawesi. Kita juga ingin menampilkan teater yang bernuansa Jurnalistik,” ujar Poundra selaku Sutradara dalam acara ini.

Tidak hanya angkatan Kluwung, namun senior dari teater Lingkar juga unjuk kebolehannya di Pendopo kampus yang dibalut kain hitam di seluruh sudut. Angkatan Gapuro yang menampilkan art body painting dengan judul Kerokan. Dilanjutkan dengan pembacaan puisi karya W.S Rendra yang di bacakan oleh Syarif  Wadja Bae (Tebo) dan perrform art tari oleh angkatan Alang-Alang.

Penampilan yang dimulai pukul 8 malam, menarik antusias mahasiswa yang menonton pementasan perdana tersebut. Hal ini terlihat dari sorak-sorai para penonton yang bertepuk tangan saat menikmati setiap penampilan. “Dari awal ceritanya membuat saya tegang, tapi totalitas dan ceritanya bagus,” kata Tiara Putri, mahasiswa semester 2.

naskah dan foto : Gilang Budi Raharja

Mahasiswa Pers seni budaya Surabaya teater
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
redaksi
  • Website
  • Facebook
  • X (Twitter)
  • Instagram

Related Posts

Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik

14 November 2025

Kritik Sosial Eksploitasi Hewan dalam Pameran “Seni Lupa”

12 November 2025

Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital

5 Juli 2025

Leave A Reply Cancel Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

NAVIGASI
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
JEJARING KAMI
Tweets by actasurya
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.