Nonton bareng Stikosa AWS

actasurya.com – Untuk menyemarakan Piala Dunia, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Stikosa AWS mengadakan nonton bareng Final Piala Dunia yang mempertemukan Jerman kontra Argentina.

Nonton bareng (nobar) adalah kegiatan yang diadakan mengingat bertepatan dengan perhelatan piala dunia ataupun sejenisnya yang bisa dilakukan bareng teman, sahabat, keluarga maupun kekasih hati. Itu pula yang menjadikan ide bagi BEM Stikosa AWS menggelar nonton bareng di pendopo kampus komunikasi tertua di Indonesia Timur ini.

Jam menunjukan pukul 21.00, tetapi aktivitas kampus Stikosa AWS masih ramai, Tak jarang kendaraan sepeda motor keluar-masuk kampus. Ternyata saat itu BEM Stikosa AWS sedang melaksanakan acara yang bertajuk AWS Kumpul, dengan menggelar acara nonton bareng keluarga Stikosa AWS dengan masyarakat sekitar dan bazaar kecil-kecilan. “Sebetulnya ini rencana proker minat bakat di BEM untuk mempererat tali silaturahmi antara arek aws dan warga sekitar kampus,” kata Arif Rachmad Rukastama selaku ketua pelaksana acara ini.

Dia pun mengungkapkan, tidak menutup kemungkinan ke depannya akan diadakan acara serupa. Adapun meski terlihat agak sepi, namun antusias penonton sangat tinghi saat pertandingan berlangsung “Saya hampir teriak saat Schurrle menendang bola ke gawang Argentina, Untung kipernya Sergi Romero bukan Kurnia Mega” ucap Anto salah satu warga sekitar.

Pendukung Jerman akhirnya meluapkan kegembiraan setelah salah satu pemainnya, Mario Goetze mennggolkan bola ke gawang Argentina berkat umpan terukur dari Andre.Schurrle. “Seneng banget akhirnya gol juga dan gol itu membawa Jerman juara” kata Kendewi, mahasiswi Stikosa AWS.

“Aku mulai dukung Jerman sejak piala dunia 2010 di Afrika Selatan” tambah cewek pengidola Mesut Ozil ini.

Saat ditanya perihal peserta bazaar yang sepi, Arif menjawab “buka stan ada enam terus berhubung ada yang berhalangan hadir sama gak ada yang konfirmasi lagi dari peserta bazaar yo alhasil sepi bazarnya” ujarnya.

BACA JUGA   Yatemi; Semangat Jual Bunga Sekar

naskah dan foto : Dimas Aldamma