actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
Facebook X (Twitter) Instagram
TRENDING
  • Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik
  • Kritik Sosial Eksploitasi Hewan dalam Pameran “Seni Lupa”
  • Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital
  • Hari Ibu Jadi Momentum RTIK Surabaya Kenalkan Teknologi AI untuk Pemasaran Digital
  • Berani Berbisnis: Mahasiswi Inspiratif Seimbangkan Pendidikan dan Usaha
  • Peringatan Hari Anti Penghilangan Paksa Internasional 2024 dengan Pameran dan Orasi Kemanusiaan di Unair
  • Aksi Darurat Demokrasi di Surabaya, Buntut Kontroversi RUU Pilkada
  • Tolak RUU Penyiaran, Koalisi Masyarakat dan Pers di Surabaya Gelar Aksi
Facebook X (Twitter) Instagram
actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
actasurya.com
Home»BERITA»Masyarakat Bermodalkan Gadget Bisa Jadi Distributor Informasi
BERITA

Masyarakat Bermodalkan Gadget Bisa Jadi Distributor Informasi

redaksiBy redaksi20 Juni 2019
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Ari Priambada, selaku pemateri memberikan wawasan Fotography maupun Vidiography dalam Workshop produksi audio visual di Ruang Multimedia, Kampus Stikosa- AWS, Rabu (19/06).

Actasurya.com – Dalam rangka Asosiasi Pewarta Warga (APW) Jawa Timur 2019, Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi-Almamater Wartawan Surabaya (Stikosa-AWS) bekerja sama dengan Komisi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Jawa Timur dan Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (Aspikom) Jawa Timur, mengadakan workshop audio visual bersama Ari Priambada selaku Lab of Communications and Media Convergence (LCMC) di Ruang Multimedia Stikosa-AWS, Rabu (19/6).

Acara ini diselenggarakan guna menampung kreatifitas Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dan mahasiswa Jawa Timur agar bisa mengembangkan kemampuan di bidang komunikasi dan informasi. Selain itu, juga sebagai bahan kolaborasi atas partisipasi warga kepada Gubernur dan Wakil Gubernur yang diselenggarakan oleh pemerintah provinsi (pemprov) Jawa Timur.

Acara yang dihadiri mahasiswa dari berbagai daerah di Jawa Timur, seperti Tuban, Surabaya, dan Gresik ini, berisi tentang pelatihan mengenai cara pembuatan video pendek.

Wakil Ketua Asosiasi I, Ido Prajana yang hadir di acara tersebut, memberikan sambutan sekaligus menjelaskan bahwa warta warga sudah melekat pada masyarakat umum, menurutnya hanya dengan gadget masyarakat dapat berkontribusi dengan cara menampilkan sebuah gambar yang bisa menciptakan perspektif mereka sendiri.

Ia juga memberikan contoh beberapa media online yang tertarik mengangkat video dan foto unggahan masyarakat. “Beberapa media seperti Kompasiana dan Pasang Mata yang tertarik pada video dan foto hasil masyarakat, dengan begitu pemberitaan dapat langsung dari perspektif warga, dan bukan mengikuti video atau berita mainstrem dari media yang profesional,” ujarnya.

Sedangkan Ari Priambada, pemateri dalam acara ini menjelaskan tentang teknik pengambilan gambar dari angle dan komposisi. Dalam materi yang ia bawakan, ia juga mengajak audiens agar dapat mengomentari dan memberikan masukan pada beberapa foto yang ia tampilkan pada layar LCD.

Menurutnya, dalam workshop ini masyarakat tidak hanya sebagai konsumen informasi saja, namun bisa sebaliknya.
“Dulu, kita sebagai konsumen informasi, namun sekarang selain jadi konsumen juga sekaligus distributor informasi,” ujar Ari Priambodo, pria yang pernah mengajar mata kuliah Fotografi Jurnalistik di Stikosa-AWS tersebut.

Tujuan inti dari acara ini sendiri adalah mempromosikan lomba Anugerah Pewarta Warga 2019. Sehingga KIM bisa menyalurkan karyanya berupa video berita, videografi, foto, ataupun berita mengenai kinerja dan program-program gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur 2019.
Dari adanya workshop ini, mendapat penilaian dari salah satu peserta, seperti Soekarni F.O mahasiswa Stikosa AWS semester 6 ini ” Kalau menurutku materi, masih kurang menarik, terus untuk mempromosikan lomba juga cenderung biasa saja,” ujar Karni sapaan akrabnya. (N/F: hni/ftr) 

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
redaksi
  • Website
  • Facebook
  • X (Twitter)
  • Instagram

Related Posts

Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik

14 November 2025

Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital

5 Juli 2025

Hari Ibu Jadi Momentum RTIK Surabaya Kenalkan Teknologi AI untuk Pemasaran Digital

23 Desember 2024

Leave A Reply Cancel Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

NAVIGASI
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
JEJARING KAMI
Tweets by actasurya
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.