Malam Kece Tanpa Mantan

actasurya.com – Dewasa ini banyak acara di Surabaya yang mengambil tema anak muda masa kini. Bahkan sangking seringnya diselenggarakan, acara-acara itu sampai tak terhitung jumlahnya. Sayangnya, tak banyak dari mereka yang menyuguhkan konten yang menarik.

Salah satu acara yang mengangkat konsep unik ialah Karnaval Bebas Mantan yang diadakan pada Sabtu (25/02). Menurut press release yang didapat oleh reporter Acta Surya, acara ini ingin mengajak kaum muda Surabaya untuk melanjutkan hidup ke arah yang lebih positif tanpa kenangan pahit tentang mantan kekasih.

“Kisah cinta nggak selalu membahagiakan, kadang juga bisa menyakitkan. Melalui Karnaval Bebas Mantan ini, kami mengajak semua kaum muda Surabaya yang pernah patah hati untuk mengekspresikan diri setelah move on dari mantan,” kata Wahyu Wijonarko selaku Project Manager dari 247communication yang bertindak sebagai penyelenggara acara.

Acara tersebut dibuka pada pukul dua siang, diawali dengan memamerkan barang-barang pengunjung yang diletakkan di Galeri Bebas Mantan. Disusul pada pukul tiga sore, pengunjung baru diperbolehkan memasuki area panggung.

Disana sudah ada beberapa booth di sekitar panggung konser yang disediadakan khusus untuk pengunjung. Beberapa di antaranya ialah booth yang menjual pernak pernik fashion, makanan dan minuman, serta potong rambut gratis. “Harapannya, pengunjung yang hadir bisa jadi lebih percaya diri dan menjalani keseharian mereka dengan lebih positif serta menyenangkan,” jelas Wahyu.

Acara yang diadakan di Tunjungan Plaza ini juga dimeriahkan oleh berbagai penampilan musik seperti Marcello Tahitoe, The Upstairs, Midnight Quickie, The Flins Tone, Blingsatan dan Indonesian Rice. Pertunjukkan dari Marcello Tahitoe merupakan penampilan yang paling menyedot perhatian dari pengunjung.

Karnaval Bebas Mantan merupakan sebuah rangkaian acara yang diadakan sepanjang bulan Pebruari. “Terimakasih untuk Sampoerna A yang sudah mendukung gelaran acara Karnaval Bebas Mantan sehingga bisa diadakan di Malang, Mojokerto, Sidoarjo, Pamekasan, Bangkalan, Gresik, Probolinggo dan Jember sejak 14 Februari kemarin,” tutup Wahyu. (N/F : Andhi,Surya)

BACA JUGA   Peringati Hari Kemerdekaan, Warga Tengger Gelar Upacara di Lautan Pasir Bromo