Lama Tak Diganti, Perbaikan Signage Kampus Butuh Dana Tinggi

actasurya.com – Mahasiswa Stikosa-AWS yang biasa beraktivitas hingga malam hari pasti tak asing dengan signage (neon box) bertuliskan nama kampus ini. Signage itu akan menyala saat matahari senja terbenam. Hanya saja, salah satu huruf dari rangkaian itu padam sehingga yang terbaca dari tulisan hanya kata Stikosa – AW. Selain itu, ada juga huruf I dan logo Stikosa-AWS yang terlihat hampir padam.

Signage tersebut sudah lama tidak menyala, namun tak kunjung diperbaiki. Greatha Gloria, mahasiswi semester IV ini mengeluhkan lambannya perbaikan.  “Sudah lama matinya (lampu) tapi belum ada upaya perbaikan. Saya sebagai mahasiswa maunya ya segera diperbaiki.”

Menjawab keluhan mahasiswa, Mas’ud Sukemi selaku PK II menyampaikan bahwa perbaikan tersebut membutuhkan biaya yang tidak murah. Hal tersebut lantaran lampu harus diganti seluruhnya. “Itu nggak bisa kalau hanya diganti satu huruf saja, dana diprioritaskan untuk yang lebih penting,” ungkapnya.

Di lain sisi, Nur Hayati mahasiswi semester IV, mempertanyakan kemana larinya dana akademik sehingga lamban memperbaiki infrastruktur. “Kami mahasiswa kan disini bayar SPP setiap bulan. Lalu kemana dananya kalau tidak untuk memperbaiki infrastruktur?”

Ketika ditanya mengapa tak kunjung ada perbaikan, Nurhadi, Kepala Bagian Perlengkapan mengaku sudah mengajukan penawaran. Namun, biaya yang dipatok untuk perbaikan memang relatif tinggi. Harganya mencapai Rp 25 juta untuk perbaikan signage.

“Harga perbaikannya sangat mahal. Kalau hanya diganti satu huruf saja nanti mahasiswa protes lagi lho kok warna lampunya beda. Namanya juga lampu lama, sama lampu baru, ya jelas beda warnanya. Yang lama lebih kusam dan terlihat menguning. Jadi harus diganti semua,” jelas Nurhadi.

Saat ini, pihak akademik sedang memperbaiki papan reklame. Karena alasan itulah, perbaikan signage masih ditunda. Dalam waktu dekat ini, pihak akademik juga akan membangun signage di pintu masuk kampus agar perawatannya lebih mudah dan murah. (N/F: Els, Chaca)

BACA JUGA   Perpustakaan Stikosa AWS Terima Sumbangan Buku