actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
Facebook X (Twitter) Instagram
TRENDING
  • Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik
  • Kritik Sosial Eksploitasi Hewan dalam Pameran “Seni Lupa”
  • Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital
  • Hari Ibu Jadi Momentum RTIK Surabaya Kenalkan Teknologi AI untuk Pemasaran Digital
  • Berani Berbisnis: Mahasiswi Inspiratif Seimbangkan Pendidikan dan Usaha
  • Peringatan Hari Anti Penghilangan Paksa Internasional 2024 dengan Pameran dan Orasi Kemanusiaan di Unair
  • Aksi Darurat Demokrasi di Surabaya, Buntut Kontroversi RUU Pilkada
  • Tolak RUU Penyiaran, Koalisi Masyarakat dan Pers di Surabaya Gelar Aksi
Facebook X (Twitter) Instagram
actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
actasurya.com
Home»BERITA»Kampoeng Surabaia Meriahkan HJKS
BERITA

Kampoeng Surabaia Meriahkan HJKS

redaksiBy redaksi1 Juni 2014
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

actasurya.com – Menyambut Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-721, kembali dimeriahkan dengan festival yang bertajuk Kampoeng Surabaia, Sabtu (31/5). Acara yang dibuka dengan tarian remo yang diiringi gamelan ini, mampu memeriahkan parkiran Hotel Sahid.

Festival kali ini diramaikan beragam lomba tradisional, diantaranya lomba bekel, dakon, batok serta yoyo. Sekitar 15 Sekolah Dasar (SD), turut berpartisipasi dalam lomba tersebut. “Dari acara ini, diharapkan dapat melestarikan ciri khas Kota Surabaya, lewat cara yang modern,” kata Kosim, Ketua Pelaksana.

Tak hanya lomba tradisional, 20 stand kuliner khas Surabaya juga mewarnai kemeriahan acara tersebut. Mulai dari semanggi, lontong balap, lontong kupang hingga rujak cingur, hadir menjadi santapan makan malam di Kampoeng Surabaia.

Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati pameran foto sejarah, hingga penampilan tarian dan alat musik tradisional. “Acara ini sangat baik untuk memperkenalan generasi muda, tentang sejarah dan ciri khas yang dimiliki oleh Surabaya. Dan tempatnya juga strategis, dekat dengan perkampungan,” ujar Cahya, pengunjung Kampoeng Surabaia.

Dengan konsep yang berbeda, festival ini akan dijadikan sebagai acara tahunan, yang tetap mengusung tema tradisional khas Surabaya. “Melihat antusias pengunjung, kami yakin dan semangat untuk menjadikan kegiatan ini sebagai event tahunan,” tambah Kosim, di akhir wawancara.

naskah: Haris Dwi S, Lutfi A | foto: Wisnu Priyo

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
redaksi
  • Website
  • Facebook
  • X (Twitter)
  • Instagram

Related Posts

Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik

14 November 2025

Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital

5 Juli 2025

Hari Ibu Jadi Momentum RTIK Surabaya Kenalkan Teknologi AI untuk Pemasaran Digital

23 Desember 2024

Leave A Reply Cancel Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

NAVIGASI
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
JEJARING KAMI
Tweets by actasurya
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.