actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
Facebook X (Twitter) Instagram
TRENDING
  • Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik
  • Kritik Sosial Eksploitasi Hewan dalam Pameran “Seni Lupa”
  • Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital
  • Hari Ibu Jadi Momentum RTIK Surabaya Kenalkan Teknologi AI untuk Pemasaran Digital
  • Berani Berbisnis: Mahasiswi Inspiratif Seimbangkan Pendidikan dan Usaha
  • Peringatan Hari Anti Penghilangan Paksa Internasional 2024 dengan Pameran dan Orasi Kemanusiaan di Unair
  • Aksi Darurat Demokrasi di Surabaya, Buntut Kontroversi RUU Pilkada
  • Tolak RUU Penyiaran, Koalisi Masyarakat dan Pers di Surabaya Gelar Aksi
Facebook X (Twitter) Instagram
actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
actasurya.com
Home»BERITA»Jazz Traffic 2017 ; Menghidupkan Kembali Karya Ismail Marzuki
BERITA

Jazz Traffic 2017 ; Menghidupkan Kembali Karya Ismail Marzuki

redaksiBy redaksi18 Agustus 2017
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
actasurya.com – Masih dalam suasana kemerdekaan, perhelatan Jazz Traffic 2017 digelar mulai hari ini,  Jum’at (18/8). Dibuka oleh Korek Jazz ft Indro Hardjodikoro, dengan alunan instrumen Bagimu Negeri.
Selain itu, juga ada penampilan dari pemenang MLD Jazz Band Wanted ’17 yang berkolaborasi dengan Anji, Melly Mono, dan Fadly.  Ketiga band tersebut adalah Just One, Equinox,  dan Current Mood. Mereka berkolaborasi membawakan lagu karya Ismail Marzuki.
“Karena hari ini masih suasana kemerdekaan, kami akan membawakan lagu karya Ismail Marzuki,” tutur Anji.
Ismail Marzuki memulai debutnya di bidang musik pada usia 17 tahun, ketika untuk pertama kalinya ia berhasil mengarang lagu “O Sarinah” pada tahun 1931. Pada tahun 2004 ia dinobatkan menjadi salah seorang tokoh pahlawan nasional Indonesia.
Seiring dengan dinyanyikannya lagu terakhir yang akan mereka bawakan, berjudul ‘Indonesia Pusaka’, terpanjat pula harapan semoga Karya Ismail Marzuki akan selalu dikenang rakyat Indonesia.
“Semoga karya Ismail Marzuki akan selalu terkenang di hati rakyat Indonesia, ” tutup Anji disambut riuh tepuk tangan penonton. (els) 
Hari Kemerdekaan HUT RI Ke - 72 Jazz jazz Traffic 2017 Jazz traffic festival JTF 2017 musik jazz
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
redaksi
  • Website
  • Facebook
  • X (Twitter)
  • Instagram

Related Posts

Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik

14 November 2025

Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital

5 Juli 2025

Hari Ibu Jadi Momentum RTIK Surabaya Kenalkan Teknologi AI untuk Pemasaran Digital

23 Desember 2024

Leave A Reply Cancel Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

NAVIGASI
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
JEJARING KAMI
Tweets by actasurya
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.