Heti Palestina Yunani: Kematian Lebih Indah dari Kehidupan

Diskusi Tribute To Peter A Rohi, sebagai mengenang sosok tokoh pers Indonesia. Mengundang Heti Palestina Yunani, Amang Mawardi, Henri Nurcahyo, Dr. Nanang Krisdinanto, dan Dr. Hotman Siahaan. Bertempat di Warung Mbah Cokro Indonesia Masih Ada, Jl. Raya Prapen No. 22 Surabaya (14/11/2020).

Actasurya.com – Ikatan alumni (IKA) Stikosa-AWS, Resmi menggelar acara Tribute To Peter A Rohi, Sabtu (14/11) berlokasi di Warung Mbah Cokro Indonesia Masih Ada, Jalan Raya Prapen nomor 22 Surabaya.

Dimulai pukul 19.00 WiB hingga selesai, namun sebelum diskusi berlangsung pada pukul 12.00 WIB, para sahabat dan murid berziarah ke makam Peter A Rohi.

Selain Offline, acara ini terselenggara secara online dengan disiarkan langsung melalui Instagram, dan Facebook @tributetopeterarohi, serta Youtube Channel Tribute To Peter A Rohi.

Acara ini bertepatan dengan kelahiran tokoh pers Indonesia tersebut pada 14 November 1942, selain itu peluncuran buku dengan judul “Jurnalis pejuang, pejuang jurnalis” sebagai bukti perjuangannya menjadi seorang wartawan.

Pembuatan Buku ini dilatar belakangi dari berbagai pengalaman, maupun kisah IKA Stikosa-AWS bersama pria kelahiran NTT tersebut.

Amang Mawardi selaku narasumber menjawab Pertanyaan mengenai idealisme seorang jurnalis, Ia mengatakan bahwa situasi saat ini cilaka dengan kemerosotan mutu jurnalistik sehingga kian menyedihkan.

“Kemerosotan mutu jurnalistik kian menyedihkan,” tutur pria berkacamata ini.

Tak hanya itu, Amang menambahkan bahwa seorang wartawan harus memiliki nilai kebenaran, keadilan dan kemanusiaan.

“Wartawan harus memiliki nilai Kebenaran, keadilan dan kemanusiaan,” tambah pria berperawakan tinggi tersebut.

Selain itu, acara ini sebagai mengenang sosok Peter A Rohi dimata sahabat dan guru. Seperti halnya Heti Palestina Yunani, Selaku penanggap mengungkapkan bahwa dengan Berpulangnya Peter A Rohi pertanda bahwa kematian dapat diartikan bukan hanya persiapan saja, namun lebih indah dari kehidupan.

“Kematian lebih indah dari kehidupan,” ungkap wanita berkerudung kuning ini. (N/F: Frd)