actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
Facebook X (Twitter) Instagram
TRENDING
  • Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik
  • Kritik Sosial Eksploitasi Hewan dalam Pameran “Seni Lupa”
  • Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital
  • Hari Ibu Jadi Momentum RTIK Surabaya Kenalkan Teknologi AI untuk Pemasaran Digital
  • Berani Berbisnis: Mahasiswi Inspiratif Seimbangkan Pendidikan dan Usaha
  • Peringatan Hari Anti Penghilangan Paksa Internasional 2024 dengan Pameran dan Orasi Kemanusiaan di Unair
  • Aksi Darurat Demokrasi di Surabaya, Buntut Kontroversi RUU Pilkada
  • Tolak RUU Penyiaran, Koalisi Masyarakat dan Pers di Surabaya Gelar Aksi
Facebook X (Twitter) Instagram
actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
actasurya.com
Home»BERITA»Gus Ipul Pantau Gerhana Bersama Masyarakat Jatim
BERITA

Gus Ipul Pantau Gerhana Bersama Masyarakat Jatim

redaksiBy redaksi9 Maret 2016
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

actasurya.com – Wagub Jatim, Syaifullah Yusuf ikut menyaksikan proses Gerhana Matahari melalui Teleskop Explore Scientific ED 80mm milik Lembaga Falakiyah PWNU Jatim.

Berada tepat di halaman Masjid Al-Akbar Surabaya (MAS) Rabu pagi (9/3), Gus Ipul bersama masyarakat Jatim takjub melihat kemajuan teknologi Teleskop masa kini. “Kalau dulu mau nonton Gerhana Matahari harus diinceng. Tapi sekarang lebih mudah. Dapat lihat dari layar teleskop,” kata Wagub Jatim sembari melihat gerhana matahari.

Sementara di pelataran masjid, ribuan masyarakat Jawa Timur sangat antusias ingin menyaksikan lebih jelas fenomena Gerhana Matahari di Surabaya.

Humas Masjid Al-Akbar Surabaya, Helmy M.Noor telah memfasilitasi masyarakat yang ingin menyaksikan proses bulan yang menutupi matahari ini. “Kami telah menyiapkan 4 layar lebar dan 4 LED 54 inc di sejumlah titik strategis bagian masjid,” jelasnya pada actasurya.com.

“Teleskop juga biasa dipakai untuk keperluan Astrofotografi dan melihat rukyatul hilal pada tiap awal bulan hijriyah. Terutama saat untuk menentukan awal Ramadhan, awal Syawal (Idul Fitri), dan awal Dzulhijjah (Idul Adha),” imbuh Helmy.

Setelah merasa cukup menonton fenomena ini, Gus Ipul bersama Masyarakat muslim melakukan salat gerhana berjamaah dengan Khatib dan Imam, KH Abdusshomad Buchori imam besar Masjid Al-Akbar yang juga menjabat sebagai ketua MUI Jatim. (N/F : Wawan)

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
redaksi
  • Website
  • Facebook
  • X (Twitter)
  • Instagram

Related Posts

Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik

14 November 2025

Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital

5 Juli 2025

Hari Ibu Jadi Momentum RTIK Surabaya Kenalkan Teknologi AI untuk Pemasaran Digital

23 Desember 2024

Leave A Reply Cancel Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

NAVIGASI
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
JEJARING KAMI
Tweets by actasurya
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.