actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
Facebook X (Twitter) Instagram
TRENDING
  • Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik
  • Kritik Sosial Eksploitasi Hewan dalam Pameran “Seni Lupa”
  • Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital
  • Hari Ibu Jadi Momentum RTIK Surabaya Kenalkan Teknologi AI untuk Pemasaran Digital
  • Berani Berbisnis: Mahasiswi Inspiratif Seimbangkan Pendidikan dan Usaha
  • Peringatan Hari Anti Penghilangan Paksa Internasional 2024 dengan Pameran dan Orasi Kemanusiaan di Unair
  • Aksi Darurat Demokrasi di Surabaya, Buntut Kontroversi RUU Pilkada
  • Tolak RUU Penyiaran, Koalisi Masyarakat dan Pers di Surabaya Gelar Aksi
Facebook X (Twitter) Instagram
actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
actasurya.com
Home»BERITA»Daya Tarik Sate dengan Parutan Kelapa
BERITA

Daya Tarik Sate dengan Parutan Kelapa

redaksiBy redaksi29 Juni 2014
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

actasurya.com – Melewati Jalan Walikota Mustajab 36 Surabaya, terlihat kebulan asap penuh aroma yang khas dari panggangan sate kelapa ondomohen. Sehingga tidak heran dilokasi itu banyak pengguna jalan yang mampir untuk mencicipi cita rasa dari kelezatan sate ondomohen tersebut.

Sate yang berbalut parutan kelapa ini beda dari yang lain. Menurut Asih Soedarmi sebagai pemilik warung menjelaskan, perbedaan antara bumbu satenya dengan bumbu sate  yang lain yaitu bumbu kacang yang bahannya dibeli langsung dari tuban sehingga bumbu terasa gurih dan enak.

Awal usaha yang dibangun oleh ibunya sejak tahun 1954 dari jalan Ondomohen  yang sekarang berubah menjadi jalan walikota mustajab disitu ibunya berjualan selama 40 tahun. Setelah itu Asih Soedarmi sebagai generasi ke dua meneruskan usaha ibunya tersebut sudah 28 tahun. sebelumnya tempat yang di gunakan masih di trotoar jalan dan tempat duduknya juga di bawah tidak menggunakan kursi.

“dulu sate ondomohen bertempat di depan warung yang baru ini dan masih di pinggir jalan tidak seperti yang sekarang duduknya juga di bawah atau bisa dikatakan lesehan dan tempat yang sekarang ini baru tujuh tahun di tempati,” Ujar Asih Soedarmi, pemilik warung Sate Ondomohen ini.

Terdapat empat pilihan menu sate yang disediakan yaitu terdapat sate ayam, sapi, usus, sumsum, dan otot. Harga juga berfareasi mulai dari 14 ribu sampai 25 ribu. Kita juga bisa menikmati semua jenis sate tersebut dengan harga 23 ribu 10 tusuk. Dan disini teman makan sate juga ada pilihan yang disediakan kita bisa pakek lontong atau nasi tergantung selera.

Warung yang buka dari pukul tujuh pagi sampai setengah dua belas malam ini menghabiskan 100 kg daging sapi, dan 15 kg daging ayam. Pelanggan yang datang juga kebanyakan dari kalangan menengah keatas. “pelanggan yang datang kebanyakandari kalangan menengah keatas seperti orang-orang perkantoran,” imbuhnya.

Tidak hanya dari masyarakat Surabaya yang datang ke warung sate kelapa ondomohen ini, banyak juga pelanggan Asih Soedarmi ini yang datang dari luar daerah. Bondan winarno, Peppy, Raffi Ahmad, Anang Hermansyah, Piyu, Gubernur Kalimantan, dan masih banyak lagi yang pernah mengunjungi warung sate ondomohen ini.

“Menurut tanggapan para artis dari jakarta yang datang kesini, rasanya enak dan cocok dengan lidah para orang jakarta,” ungkap pemilik sate kelapa Ondomohen ini.

Selain itu Asih Soedarmi juga memiliki banyak karyawan sekitar 20 orang yang bekerja membantunya berjualan sate kelapa ondomohen ini. Rata-rata pekerja yang bersamanya berasal dari masyarakat madura.

Selama 48 tahun usaha yang awal di rintis oleh ibunya dan mulai dikembangkannya Asih Soedarmi tidak mau membuka cabang. Walaupun usahanya sangat diminati oleh berbagai kalangan.

naskah dan foto : Haris Dwi

kuliner Lembaga Pers Mahasiswa
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
redaksi
  • Website
  • Facebook
  • X (Twitter)
  • Instagram

Related Posts

Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik

14 November 2025

Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital

5 Juli 2025

Hari Ibu Jadi Momentum RTIK Surabaya Kenalkan Teknologi AI untuk Pemasaran Digital

23 Desember 2024

Leave A Reply Cancel Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

NAVIGASI
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
JEJARING KAMI
Tweets by actasurya
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.