actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
Facebook X (Twitter) Instagram
TRENDING
  • Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik
  • Kritik Sosial Eksploitasi Hewan dalam Pameran “Seni Lupa”
  • Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital
  • Hari Ibu Jadi Momentum RTIK Surabaya Kenalkan Teknologi AI untuk Pemasaran Digital
  • Berani Berbisnis: Mahasiswi Inspiratif Seimbangkan Pendidikan dan Usaha
  • Peringatan Hari Anti Penghilangan Paksa Internasional 2024 dengan Pameran dan Orasi Kemanusiaan di Unair
  • Aksi Darurat Demokrasi di Surabaya, Buntut Kontroversi RUU Pilkada
  • Tolak RUU Penyiaran, Koalisi Masyarakat dan Pers di Surabaya Gelar Aksi
Facebook X (Twitter) Instagram
actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
actasurya.com
Home»BERITA»BEM Bangun dari Mati Suri
BERITA

BEM Bangun dari Mati Suri

redaksiBy redaksi7 Maret 2016
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

actasurya.com – Setelah dua tahun vakum, hari ini Senin (7/3) diselenggarakan pemaparan visi misi calon presiden BEM periode 2016-2017.

Berbeda dengan pemilihan dua tahun lalu, dimana terdapat 3 calon kandidat, sekarang hanya ada 2 kandidat, yaitu Amalia Irawati dengan Kartika Setya Palupi.

Bila dibandingkan, keduanya memiliki fokus orientasi kepemimpinan yang berbeda.  Kartika cenderung berusaha menjadikan BEM kembali hidup dan menjadikannya sebagai tempat belajar. Sehingga budaya komunikasi diikuti kekeluargaan terwujud.

Sementara Amel, sapaan akrab dari Amalia Irawati,  condong dalam membenahi hubungan antara akademik dan mahasiswa,  terutama dengan ormawa.  Ini penting karena ia melihat permasalahan ini terus berlanjut dari masa ke masa. Seperti yang dilontarkan  saat menjawab pertanyaan yang dilontarkan Sarah Elnyora R mahasiswa semester 6, mengenai komitmen jika menjadi presbem dan jaminan apa jika tidak dapat melakukan regenerasi dengan baik. Salah satu anggota dari Kopi production ini menjelaskan bahwa akan berbakti dengan mengabdikan diri terhadap kampus,  menjawab soal jaminan ia akan berusaha untuk tetep membantu dari dalam meskipun bukan mahasiswa aktif lagi.

Rangkaian pemilu ini yang diadakan di pendopo kampus dihadiri oleh perwakilan akademik,  di antaranya Ketua Stikosa AWS Ismojo Herdono,  lengkap dengan seluruh pembantu ketua (PK)-nya. Hadir pula perwakilan dari tiap ormawa dan mahasiswa.

Banyak pertanyaan yang mengalir dari audiens yang hadir.  Salah satunya pertanyaan yang diajukan oleh Aditya Poundra,  mahasiswa semester 8. mengenai fasilitas kampus,  pemanfaatan dana kemahasiswaan,  dan transparasi dana. dan berbagai pertanyaaan lain oleh berbagai mahasiswa. Hingga ditutuplah sesi pertanyaan kedua. (N/F: Hening/Dewid)

2 kandidat BEM misi presbem stikosa-aws visi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
redaksi
  • Website
  • Facebook
  • X (Twitter)
  • Instagram

Related Posts

Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik

14 November 2025

Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital

5 Juli 2025

Hari Ibu Jadi Momentum RTIK Surabaya Kenalkan Teknologi AI untuk Pemasaran Digital

23 Desember 2024

Leave A Reply Cancel Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

NAVIGASI
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
JEJARING KAMI
Tweets by actasurya
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.