actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
Facebook X (Twitter) Instagram
TRENDING
  • Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik
  • Kritik Sosial Eksploitasi Hewan dalam Pameran “Seni Lupa”
  • Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital
  • Hari Ibu Jadi Momentum RTIK Surabaya Kenalkan Teknologi AI untuk Pemasaran Digital
  • Berani Berbisnis: Mahasiswi Inspiratif Seimbangkan Pendidikan dan Usaha
  • Peringatan Hari Anti Penghilangan Paksa Internasional 2024 dengan Pameran dan Orasi Kemanusiaan di Unair
  • Aksi Darurat Demokrasi di Surabaya, Buntut Kontroversi RUU Pilkada
  • Tolak RUU Penyiaran, Koalisi Masyarakat dan Pers di Surabaya Gelar Aksi
Facebook X (Twitter) Instagram
actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
actasurya.com
Home»BERITA»Acta Surya : Dari Cetak hingga Online
BERITA

Acta Surya : Dari Cetak hingga Online

redaksiBy redaksi7 Desember 2008
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
Berdirinya kampus Akademi Wartawan Surabaya (AWS) pada tahun 1964, merupakan cermin dari lahirnya media internal kampus yang lahir dengan nama Acta Surya.

Konon, media ini didirikan atas inisiatif beberapa mahasiswa sebagai bentuk penyikapan terhadap berbagai peristiwa yang terjadi pada waktu itu. Diantara mereka, ada nama Amak Syarifuddin, pendiri sekaligus pemimpin redaksi pertama Acta Surya. Bersama teman-teman seangkatan, dia merias wajah media ini menjadi sebuah media internal kampus yang disegani di Surabaya.

Nama Acta Surya, bisa ditebak, diadopsi dari media pertama di dunia, Acta Diorna. Acta dalam bahasa kita berarti sebuah catatan atau berita, sedangkan Surya berasal dari kata Surabaya. Jadi kalau digabung berarti “Sebuah Catatan atau Berita Surabaya”.

Kini, Acta Surya terbit dalam format cetak majalah, on the board media, dan e-magazine. Kebetulan, tanggal 19 Februari 2008, jadi momentum kelahiran Actasurya.com yang sebelumnya muncul dalam format blog di actadigital.blogspot.com.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
redaksi
  • Website
  • Facebook
  • X (Twitter)
  • Instagram

Related Posts

Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik

14 November 2025

Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital

5 Juli 2025

Hari Ibu Jadi Momentum RTIK Surabaya Kenalkan Teknologi AI untuk Pemasaran Digital

23 Desember 2024

2 Komentar

  1. Thaha Syarif on 10 Februari 2009 01:19

    New look ActaSurya, keren euy!

    Reply
  2. Hendro D. Laksono on 2 Januari 2012 05:18

    Hingga saat ini, Acta Surya menyisakan banyak kisah tentang orang-orang besar. Yang tak pernah berhenti berpacu, berkarya, dan tak banyak bicara soal definisi pengabdian. Salut buat Abdul Manan, Kukuh S. Wibowo, Iman D. Nugroho, Suyono, Rahmad Sjumanjaya, hingga M. Ridloi…

    Reply

Leave A Reply Cancel Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

NAVIGASI
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
JEJARING KAMI
Tweets by actasurya
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.