actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
Facebook X (Twitter) Instagram
TRENDING
  • Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik
  • Kritik Sosial Eksploitasi Hewan dalam Pameran “Seni Lupa”
  • Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital
  • Hari Ibu Jadi Momentum RTIK Surabaya Kenalkan Teknologi AI untuk Pemasaran Digital
  • Berani Berbisnis: Mahasiswi Inspiratif Seimbangkan Pendidikan dan Usaha
  • Peringatan Hari Anti Penghilangan Paksa Internasional 2024 dengan Pameran dan Orasi Kemanusiaan di Unair
  • Aksi Darurat Demokrasi di Surabaya, Buntut Kontroversi RUU Pilkada
  • Tolak RUU Penyiaran, Koalisi Masyarakat dan Pers di Surabaya Gelar Aksi
Facebook X (Twitter) Instagram
actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
actasurya.com
Home»BERITA»SDIT Uswah Edukasi Siswa Belanja Ingat Bumi dan Infaq
BERITA

SDIT Uswah Edukasi Siswa Belanja Ingat Bumi dan Infaq

redaksiBy redaksi21 Maret 2019
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Actasurya.com – “Aku sama teman-teman belanja pakai uang Rp 10 ribu, kalau di struk ada kembaliannya di infaqin ke ketok amal,” kata siswa kelas 2 SDIT Al-Uswah Surabaya, Jasmin Edinia Azahra, di toko swalayan NU Market, Keputih, Surabaya, Selasa (19/3).

Bukannya membolos, pagi itu, Jasmin sapaan akrabnya dan puluhan siswa kelas 2 lainnya tengah mengikuti kegiatan di luar sekolah dengan didampingi dua guru pendamping. Tak hanya berinfaq, anak-anak didik juga membawa tas belanja yang tidak berbahan plastik menuju swalayan yang tak jauh dari sekolah.

“Biar zero waste (sambil membawa tas berbahan kain). Ya, biar tidak ada pencemaran plastik,” kata Khansa Namyah Ramdhani kelas 2 dengan ekspresi malu-malu saat ditanya.

Kegiatan di luar sekolah ini merupakan sinergi sekolah dengan pembelajaran tematik mengenal makanan sehat dan tidak sehat. Anak-anak juga diberi edukasi akan label halal dan kadaluwarsa.

“Belajar ketika belanja mengurangi plastik. Belanjanya sengaja pakai tas biar tidak pakai plastik, dan sudah diajarkan. Karena sinergi dengan sekolah dan eco school,” kata Khansa Namyah Ramdhani wali kelas dua C.

Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al-Uswah Surabaya edukasi siswa kelas dua agar tidak menggunakan kantung kresek untuk belanja, selalu melihat label halal, kadaluarsa, membiasakan infak dari uang kembalian belanja di NU Market, Keputih, Surabaya, Selasa (19/3).

Guru yang kerap dipanggil Ustadzah Ani mengatakan, biasanya, jika anak-anak pergi belanja ke mini market dibiasakan mengenal bahan tanpa pengawet, tanpa MSG, pewarna, dan pemanis buatan.

Tak hanya itu saja, anak didik ini juga dibiasakan melihat label atau logo halal pada kemasan makanan atau minuman yang akan di beli.

“Ketika anak-anak melihat tidak ada logo halal, mereka langsung mengadu untuk agar tidak dibeli,” cerita dia.

Edukasi di lapangan atau di luar sekolah ini selalu dilakukan satu semester dua kali agar para siswa tidak bosan belajar dalam kelas. “Refreshing di luar. Biar anak-anak mengerti praktik dan tidak teori terus,” ujarnya.

Adanya kegiatan positif di luar sekolah ini, Ani yang sebagai pengajak berharap agar anak-anak terbiasa membeli di toko atau mini market dekat rumah. “Setiap belanja ingat bumi, dengan cara tidak menggunakan plastik saat membawa belanjaan. Saat membeli makanan dan minuman melihat kandungan dan lebelnya. Terakhir, rezeki yang kita dapat jangan lupa bersedekah untuk sesama manusia dan tidak boros,” harapnya. (N/F: est)

actasurya.com Belanja tanpa kantong plastik edukasi sekolah dasar hidup sehat lindungi bumi tanpa plastik LPM Acta Surya Stikosa-aws lpm surabaya
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
redaksi
  • Website
  • Facebook
  • X (Twitter)
  • Instagram

Related Posts

Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik

14 November 2025

Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital

5 Juli 2025

Hari Ibu Jadi Momentum RTIK Surabaya Kenalkan Teknologi AI untuk Pemasaran Digital

23 Desember 2024

Leave A Reply Cancel Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

NAVIGASI
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
JEJARING KAMI
Tweets by actasurya
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.