Pemilihan Pres BEM Molor, Agenda Setting

actasurya.com – Molornya pemilihan Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (Pres BEM), merupakan agenda setting. Hal ini telah diakui oleh Marga Bagus Santoso, Presiden BEM, Senin (13/5).

“Bisa dikatakan molor, tapi agenda setting juga. Karena harapannya agar BEM dilantik tepat akhir semester. Dan pada awal semester, BEM sudah bisa berjalan sesuai dengan programnya,” jelas Marga.

Karena menurut sudut pandang Marga, lebih ideal jika pelantikan BEM dilakukan akhir semester, daripada dilantik pada pertengahan semester. Keputusan ini diambil oleh Marga agar kejadian di periode sebelumnya tidak terulang.

Selain itu, molornya pemilihan Pres BEM juga dipicu oleh Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) BEM yang belum terselesaikan. “Molornya pemilihan BEM, dikarenakan liburan satu bulan tidak ada komunikasi, sehingga tidak bisa mengerjakan LPJ. BEM sendiri kondisinya yang carut marut. Dan ditambah lagi, Pres BEM tidak menggerakkan kita,” ujar Dina Fitriana, Sekretaris BEM.

Molornya agenda persiapan BEM dalam mengerjakan LPJ terjadi karena kurangnya koordinasi. “Mungkin, karena aku kurang koordinasi sama teman-teman. Aku sendiri jarang di kampus, dan bukan mahasiswa aktif. Akibatnya teman-teman kebingungan mengerjakan LPJ. Jadi molor,” ucap Marga.

naskah : Ayu Puspitaningtyas | foto : dok. Acta Surya