actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
Facebook X (Twitter) Instagram
TRENDING
  • Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik
  • Kritik Sosial Eksploitasi Hewan dalam Pameran “Seni Lupa”
  • Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital
  • Hari Ibu Jadi Momentum RTIK Surabaya Kenalkan Teknologi AI untuk Pemasaran Digital
  • Berani Berbisnis: Mahasiswi Inspiratif Seimbangkan Pendidikan dan Usaha
  • Peringatan Hari Anti Penghilangan Paksa Internasional 2024 dengan Pameran dan Orasi Kemanusiaan di Unair
  • Aksi Darurat Demokrasi di Surabaya, Buntut Kontroversi RUU Pilkada
  • Tolak RUU Penyiaran, Koalisi Masyarakat dan Pers di Surabaya Gelar Aksi
Facebook X (Twitter) Instagram
actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
actasurya.com
Home»BERITA»Pemilihan Pres BEM Molor, Agenda Setting
BERITA

Pemilihan Pres BEM Molor, Agenda Setting

redaksiBy redaksi15 Mei 2013
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

actasurya.com – Molornya pemilihan Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (Pres BEM), merupakan agenda setting. Hal ini telah diakui oleh Marga Bagus Santoso, Presiden BEM, Senin (13/5).

“Bisa dikatakan molor, tapi agenda setting juga. Karena harapannya agar BEM dilantik tepat akhir semester. Dan pada awal semester, BEM sudah bisa berjalan sesuai dengan programnya,” jelas Marga.

Karena menurut sudut pandang Marga, lebih ideal jika pelantikan BEM dilakukan akhir semester, daripada dilantik pada pertengahan semester. Keputusan ini diambil oleh Marga agar kejadian di periode sebelumnya tidak terulang.

Selain itu, molornya pemilihan Pres BEM juga dipicu oleh Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) BEM yang belum terselesaikan. “Molornya pemilihan BEM, dikarenakan liburan satu bulan tidak ada komunikasi, sehingga tidak bisa mengerjakan LPJ. BEM sendiri kondisinya yang carut marut. Dan ditambah lagi, Pres BEM tidak menggerakkan kita,” ujar Dina Fitriana, Sekretaris BEM.

Molornya agenda persiapan BEM dalam mengerjakan LPJ terjadi karena kurangnya koordinasi. “Mungkin, karena aku kurang koordinasi sama teman-teman. Aku sendiri jarang di kampus, dan bukan mahasiswa aktif. Akibatnya teman-teman kebingungan mengerjakan LPJ. Jadi molor,” ucap Marga.

naskah : Ayu Puspitaningtyas | foto : dok. Acta Surya

BEM Mahasiswa Pres stikosa-aws Surabaya
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
redaksi
  • Website
  • Facebook
  • X (Twitter)
  • Instagram

Related Posts

Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik

14 November 2025

Kritik Sosial Eksploitasi Hewan dalam Pameran “Seni Lupa”

12 November 2025

Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital

5 Juli 2025

Leave A Reply Cancel Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

NAVIGASI
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
JEJARING KAMI
Tweets by actasurya
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.