actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
Facebook X (Twitter) Instagram
TRENDING
  • Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik
  • Kritik Sosial Eksploitasi Hewan dalam Pameran “Seni Lupa”
  • Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital
  • Hari Ibu Jadi Momentum RTIK Surabaya Kenalkan Teknologi AI untuk Pemasaran Digital
  • Berani Berbisnis: Mahasiswi Inspiratif Seimbangkan Pendidikan dan Usaha
  • Peringatan Hari Anti Penghilangan Paksa Internasional 2024 dengan Pameran dan Orasi Kemanusiaan di Unair
  • Aksi Darurat Demokrasi di Surabaya, Buntut Kontroversi RUU Pilkada
  • Tolak RUU Penyiaran, Koalisi Masyarakat dan Pers di Surabaya Gelar Aksi
Facebook X (Twitter) Instagram
actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
actasurya.com
Home»BERITA»Lawatan Suara Mahasiswa di Hari Pendidikan Nasional
BERITA

Lawatan Suara Mahasiswa di Hari Pendidikan Nasional

redaksiBy redaksi2 Mei 2016
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

actasurya.com – Sehari setelah memperingati hari buruh, Aliansi Mahasiswa Surabaya menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Grahadi. Mahasiswa yang terdiri dari berbagai universitas turun ke jalan menyuarakan hak pendidikan gratis untuk masyarakat. Banyak Mahasiswa mengenakan atribut pemrotesan seperti tulisan yang dikalungkan, spanduk, dan bendera.

Aliansi Mahasiswa yang terdiri dari FMN, GMNI, BEM KM Unair, LAMRI, LDF, HMI, LMND menuntut pencabutan UU DIKTI No. 12 Tahun 2012. “Sekarang biaya pendidikan semakin mahal, untuk itu kami gabungan dari Mahasiswa menuntut pencabutan UU DIKTI No. 12 Tahun 2012” ujar Mifta Ulum, Mahasiswa LNM Unesa.

Mahasiswa tersebut menjalankan aksinya mulai dari Monkasel hingga depan Gedung Grahadi Surabaya. Massa mahasiswa ini berjumlah lebih dari 50 anggota mengenakan almamater kampus masing-masing. Tuntutan kali ini juga mempertanyakan UU pasal 31 yang menyatakan “Pendidikan adalah hak setiap warga negara Indonesia”. Menurut mereka, UKT atau kenaikan biaya uang kuliah adalah diskriminasi dan akal-akalan pemerintah untuk melepaskan tanggung jawabnya.

Aksi ini berlangsung sekitar pukul 13.10 di selangi permainan teatrikal oleh Mahasiswa. Arus lalu lintas sepanjang Embong Malang hingga Gubernur Suryo terlihat lancar meskipun beberapa pengalihan jalur kendaraan sepeda motor beberapa untuk memberikan ruang para Mahasiswa ini. ” Saat ini kampus dijadikan bisnis oleh oknum-oknum pemerintah yang tidak bertanggung jawab,” teriak anggota mahasiswa yang memainkan teatrikal. (N/F: Aziz/Dewid)

aliansi mahasiswa FMN GMNI grahadi Surabaya UNAIR UNESA unjuk rasa
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
redaksi
  • Website
  • Facebook
  • X (Twitter)
  • Instagram

Related Posts

Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik

14 November 2025

Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital

5 Juli 2025

Hari Ibu Jadi Momentum RTIK Surabaya Kenalkan Teknologi AI untuk Pemasaran Digital

23 Desember 2024

Leave A Reply Cancel Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

NAVIGASI
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
JEJARING KAMI
Tweets by actasurya
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.