actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
Facebook X (Twitter) Instagram
TRENDING
  • Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik
  • Kritik Sosial Eksploitasi Hewan dalam Pameran “Seni Lupa”
  • Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital
  • Hari Ibu Jadi Momentum RTIK Surabaya Kenalkan Teknologi AI untuk Pemasaran Digital
  • Berani Berbisnis: Mahasiswi Inspiratif Seimbangkan Pendidikan dan Usaha
  • Peringatan Hari Anti Penghilangan Paksa Internasional 2024 dengan Pameran dan Orasi Kemanusiaan di Unair
  • Aksi Darurat Demokrasi di Surabaya, Buntut Kontroversi RUU Pilkada
  • Tolak RUU Penyiaran, Koalisi Masyarakat dan Pers di Surabaya Gelar Aksi
Facebook X (Twitter) Instagram
actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
actasurya.com
Home»BERITA»Kampus Kebanjiran, Mahasiswa Kewalahan
BERITA

Kampus Kebanjiran, Mahasiswa Kewalahan

redaksiBy redaksi19 Desember 2014
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

actasurya.com – Kampus Sekolah Tingi Ilmu komunikasi-Almamater Wartawan Surabaya(Stikosa-AWS) tergenang banjir(18/12). Sejumlah mahasiswa kewalahan membersihkan genangan air dari fasilitas yang sering digunakan oleh mahasiswa.

Banjir yang menggenangi kampus Stikosa-AWS mengingatkan pada tahun 2011. Volume curah hujan yang tinggi serta saluran pembuangan yang tidak memadai membuat air meluber hingga menggenangi ruang-ruang kampus. Dimulai dari pos penjagaan gerbang, halaman parkir, perpustakaan, Divkom, lab komputer hingga sekretariat organisasi mahasiswa (Ormawa).

Dalamnya danau yang dimiliki kampus tidak membuat genangan surut, sebaliknya justru membanjiri seluruh fasilitas yang dimiliki kampus. Sejumlah anggota Ormawa berbondong-bondong membersihkan air yang masuk ke dalam sekretariat.

“Ini banjir yang paling parah dan seharusnya pihak kampus bertindak,”ucap Dhidin Abdiansyah, selaku Presiden BEM Stikosa-AWS.

naskah : Lutfi Aminudin | foto : Eka Putra

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
redaksi
  • Website
  • Facebook
  • X (Twitter)
  • Instagram

Related Posts

Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik

14 November 2025

Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital

5 Juli 2025

Hari Ibu Jadi Momentum RTIK Surabaya Kenalkan Teknologi AI untuk Pemasaran Digital

23 Desember 2024

Leave A Reply Cancel Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

NAVIGASI
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
JEJARING KAMI
Tweets by actasurya
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.