actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
Facebook X (Twitter) Instagram
TRENDING
  • Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik
  • Kritik Sosial Eksploitasi Hewan dalam Pameran “Seni Lupa”
  • Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital
  • Hari Ibu Jadi Momentum RTIK Surabaya Kenalkan Teknologi AI untuk Pemasaran Digital
  • Berani Berbisnis: Mahasiswi Inspiratif Seimbangkan Pendidikan dan Usaha
  • Peringatan Hari Anti Penghilangan Paksa Internasional 2024 dengan Pameran dan Orasi Kemanusiaan di Unair
  • Aksi Darurat Demokrasi di Surabaya, Buntut Kontroversi RUU Pilkada
  • Tolak RUU Penyiaran, Koalisi Masyarakat dan Pers di Surabaya Gelar Aksi
Facebook X (Twitter) Instagram
actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
actasurya.com
Home»BERITA»Ismojo : Jangan Hanya Salahkan Kami !
BERITA

Ismojo : Jangan Hanya Salahkan Kami !

redaksiBy redaksi10 Mei 2012
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Actasurya.com-Ketua Stikosa AWS Ismojo Herdono menyatakan pihak akademik tidak ingin  disalahkan terkait standar kerja masih belum sesuai pada standar tenaga kerja nasional, karena memang semua itu butuh waktu dan masih proses perbaikan sistem .

“Siapa yang tidak mau mensejahterahkan karyawan. Namun kita harus tetap mengikuti proses untuk perubahan yang lebih baik, untuk kedepannya saya pun juga akan memberikan gaji yang sesuai dengan kinerja serta jam kerja agar memenuhi gaji, “ jawabnya, Jumat (4/5).

Ismojo menambahkan,  pada dasarnya sampai saat ini, masih banyak karyawan yang  tidak sepenuhnya bekerja di sini. Namun, terdapat pula yang sorenya bekerja di tempat lain. Istilahnya adalah part time, (paruh waktu). Mengenai tunjangan, akademik sebenarnya telah memberikan karyawan meski hanya karyawan tertentu saja yang menerima..

Dampak dari sistem tersebut, gaji yang diterima karyawan pada akhirnya menyesuaikan jam kerja karyawan yang berlaku sekarang.Artinya, gaji yang diterima karyawan masih jauh dari Upah Minimu Regional kota Surabaya yang saat ini yaitu Rp. 1.257.000.
Hingga kini, sekitar 23 karyawan yang masing-masing menempati posisi berbeda dan berstatus karyawan lepas, tetap dan outshorshingmengharapkan perubahan sistem guna dapat menyejahterahkan mereka. “Saya harap akademik memahami kondisi kami dan bisa melakukan perbaikan sistem kerja yang sesuai standar,” ujar salah satu karyawan. N/F : Navis/Tito

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
redaksi
  • Website
  • Facebook
  • X (Twitter)
  • Instagram

Related Posts

Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik

14 November 2025

Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital

5 Juli 2025

Hari Ibu Jadi Momentum RTIK Surabaya Kenalkan Teknologi AI untuk Pemasaran Digital

23 Desember 2024

2 Komentar

  1. Anonymous on 15 Mei 2012 14:00

    bagi karyawan AWS yang kurang beruntung karena mendapatkan gaji yang kurang layak, siapkan surat pengunduran diri. setelah itu buat surat lamaran pekerjaan kirim ke perusahaan saya. karena perusahaan kami lebih kongkrit.

    Reply
  2. Anonymous on 15 Mei 2012 14:07

    saya Hatmoko Hendri Setiawan, Stikosa – AWS 2001.
    Pemilik Janur Adv Group Nganjuk

    Reply

Leave A Reply Cancel Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

NAVIGASI
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
JEJARING KAMI
Tweets by actasurya
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.