actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
Facebook X (Twitter) Instagram
TRENDING
  • Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik
  • Kritik Sosial Eksploitasi Hewan dalam Pameran “Seni Lupa”
  • Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital
  • Hari Ibu Jadi Momentum RTIK Surabaya Kenalkan Teknologi AI untuk Pemasaran Digital
  • Berani Berbisnis: Mahasiswi Inspiratif Seimbangkan Pendidikan dan Usaha
  • Peringatan Hari Anti Penghilangan Paksa Internasional 2024 dengan Pameran dan Orasi Kemanusiaan di Unair
  • Aksi Darurat Demokrasi di Surabaya, Buntut Kontroversi RUU Pilkada
  • Tolak RUU Penyiaran, Koalisi Masyarakat dan Pers di Surabaya Gelar Aksi
Facebook X (Twitter) Instagram
actasurya.com
  • HOME
  • BERITA
  • FEATURES
    • TOKOH
    • SENI & BUDAYA
    • GAYA HIDUP
  • OPINI
  • SASTRA
    • PUISI
    • CERPEN
  • PHOTOGRAPHY
  • E MAGAZINE
  • REDAKSI
actasurya.com
Home»BERITA»Google Peringati 137 Tahun Lahirnya RA Kartini
BERITA

Google Peringati 137 Tahun Lahirnya RA Kartini

redaksiBy redaksi21 April 2016
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

actasurya.com – Ada yang menarik dengan tampilan homepage google hari ini. Tulisannya berwarna cokelat beraksen vintage, dengan huruf O kedua pada google yang diganti dengan lukisan wanita berkebaya yang sedang membawa buku, Raden Ajeng Kartini. Apabila kita mengarahkan kursor pada gambar, maka akan muncul tulisan hari lahir RA Kartini ke-137.

Hari ini, tepatnya Kamis (21/4) merupakan hari peringatan ke-137 tahun lahirnya RA Kartini. Sudah ratusan tahun yang lalu Kartini meninggal dunia di usianya yang ke-25 tahun, namun nama dan jasanya tetap hidup dalam ingatan seluruh masyarakat Indonesia, khususnya kaum perempuan.

Keppres No. 108 Tahun 1964, pada 2 Mei 1964, menetapkan Kartini resmi digelari pahlawan nasional oleh Pemerintah Indonesia. Keppres ini juga menetapkan tanggal 21 April sebagai Hari Kartini. Namanya kini diabadikan sebagai nama jalan. Tidak hanya di kota-kota di Indonesia saja, melainkan di kota-kota di Belanda, seperti Kota Utrecht, Venlo, Amsterdam, dan Harleem. WR. Supratman bahkan membuatkan lagu berjudul Ibu Kita Kartini untuk mengenang jasa-jasanya.

Kartini merupakan sosok perempuan asal Jepara yang berjuang membebaskan perempuan dari tradisi yang menjadi sekat mereka dari pendidikan. Pada jamannya, sekolahan adalah tempat memperoleh pendidikan, dimana hanya laki-laki yang boleh masuk dan belajar di sana. Perempuan memiliki kesempatan yang sangat sedikit dan terbatas untuk dapat bersekolah dan memperoleh pendidikan.

Keterbatasan kaum perempuan untuk bersekolah dan memperoleh pendidikan itulah yang menimbulkan kekhawatiran dalam diri RA Kartini. Kekhawatiran akan nasib dirinya dan perempuan-perempuan yang lain di masa depan. Beruntung saat itu Kartini merupakan putri dari seorang gubernur, sehingga ia bisa mengecap pendidikan dasar, walau hanya sebentar.

Berbekal ilmu seadanya yang ia peroleh dari pendidikan dasar, buku-buku yang ia baca dan kegiatan korespondensi dengan teman-temannya di Belanda. Kartini mendirikan sekolah wanita, yang dikenal dengan nama Sekolah Kartini.

Surat-surat kiriman  Kartini pada teman-temannya di Belanda kemudian dibukukan oleh Abendanon, yang juga merupakan teman Kartini di Belanda. Buku itu kemudian dicetak dengan judul Door Duisternis Tot Licht (Habis Gelap Terbitlah Terang).

Terang yang sudah diciptakan Kartini merupakan alat bagi perempuan saat ini untuk mencari jalan, memantapkan langkah. Perempuan sudah dibebaskan memperoleh pendidikan dimanapun dan apapun yang mereka inginkan, hal ini jangan sampai menjadi sesuatu yang menjadi sia-sia. Penghargaan atas jasa Kartini tidak bisa hanya sebatas nama jalan, peringatan atas perjuangannya tidak boleh hanya sebatas karnaval kebaya belaka. (N/F : Titis/Google)

belanda google homepage pahlawan pendidikan R.A. Kartini
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
redaksi
  • Website
  • Facebook
  • X (Twitter)
  • Instagram

Related Posts

Udara Surabaya ‘Dihantui’ Mikroplastik

14 November 2025

Mahasiswa Stikosa AWS Membersamai UMKM Kampung Kue Rungkut Surabaya Untuk Melek Digital

5 Juli 2025

Hari Ibu Jadi Momentum RTIK Surabaya Kenalkan Teknologi AI untuk Pemasaran Digital

23 Desember 2024

Leave A Reply Cancel Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

NAVIGASI
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
JEJARING KAMI
Tweets by actasurya
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • IKLAN
  • E MAGAZINE
  • TENTANG KAMI
  • ATURAN PENGGUNAAN
  • ARSIP
  • KONTAK
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.