Special Reports
Buah Tangan Negeri Majapahit
Agar tak pulang dengan tangan hampa, jangan lupa membawa batik khas Mojokerto.
Ragam dinamika budaya Mojokerto yang kental dengan nuansa Majapahit memang sulit dilupakan. Banyaknya candi, petilasan, dan makam raja Majapahit adalah sebagai bukti kota yang memiliki luas daerah 16,46 kilometer persegi ini layak disebut sebagai kota Budaya.
Tujuan wisata bahkan terus dipoles, dikemas apik, agar menjadi jujukan wisatawan. Tujuannya jelas, meninggalkan kenangan setiap kali meninggalkan kota yang dikenal sebagai kota penganan onde-onde itu. Banyak hal yang dapat dijadikan buah tangan. Satu di antaranya berupa batik.
Saksi Bisu Bernama De Simpangsche Societeit
Selain memakan korban jiwa dan linangan air mata, masa penjajahan adalah masa di mana pembangunan besar-besaran dimulai. Berbagai infrastruktur dibangun di hampir seluruh wilayah strategis negeri ini. Termasuk Surabaya.
Di kota yang pada awalnya dikenal sebagai salah satu pelabuhan besar di kawasan timur Indonesia ini tersebar kantor-kantor pemerintahan jaman kolonial. Lihat saja "jejaknya". Deretan bangunan tua di kawasan Kembang Jepun, Rajawali, Tunjungan, Pemuda, Blauran hingga Raya Darmo menjadi bukti tak terbantahkan adanya infrastruktur yang terbangun di masa itu.
Topeng Malang Perlahan Malang
Tari Topeng Malang merupakan hasil perpaduan antara budaya Jawa Tengahan, Jawa Kulonan dan Jawa Timuran (Blambangan dan Osing). Sehingga akar gerakan tari ini mengandung unsur kekayaan dinamis dan musik dari etnik Jawa, Madura dan Bali.
Konon, tari topeng sendiri diperkirakan muncul pada awal abad 20-an dan berkembang luas semasa perang kemerdekaan. Tari ini adalah perlambang bagi sifat manusia, karenanya banyak model topeng yang menggambarkan situasi yang berbeda, menangis, tertawa, sedih, malu dan sebagainya.
Imlekan
Doa-doa pun di panjatkan seiring Kepulan asap Hio yang mangharumkan seluruh Ruangan Klenteng Sanggar Agung, Kenjeran. mengharapkan tahun baru yang penuh berkah dan kemakmuran.
Menyalakan lilin yang merupakan penerang, mengusir segala kesuraman. tak lupa membakar kertas uang untuk kerabat yang telah meninggal diatas Nirwana.

Klik disini untuk melihat foto-foto imlekan lainnya.
- Login to post comments
Butiran Asa Penambang Pedel
Keberadaannya jauh dari pengamatan mata. Penambang Pedel nyaris semua orang tidak mengetahuinya. Berlokasi di Desa Tugu, Lamongan di sanalah penduduk setempat mencari rejeki dengan menambang pedel (tanah halus).
Berbekal alat tambang seadanya, seperti palu, betel, linggis, sekop, dan cangkul para penambang mengais lahan pedel di sekitaran aliran sungai Brantas.
Kerling Kembang Kuning
Menurut sumber sejarah, kampung Kembang Kuning termasuk daerah Ampel Denta, yang letaknya di antara hutan belantara.
Melihat geografisnya, hutan belantara itu adalah hutan Wonokromo, Wonokitri, Wonoboyo dan Wonorejo. Tak salah bila ada sebagian yang berpendapat letak perkampungan di kelilingi daerah-daerah tersebut.
Kata Ampel Denta sendiri berasal penggabungan dua kata, Ampel dan Dentho. Ampel berarti Gebang (pintu), dan Dhento berarti Kuning. Oleh karena itu pedukuhan Ampel Dhento disebut pedukuhan Gebang Kuning.
Aura Pesona Kakek Bodo
Bumi Jawa Timur memiliki sejuta keindahan. Tengok saja salah satunya, instalasi alam wana wisata air terjun Kakek Bodo.
Dinginnya hawa pegunungan menyambut. Gemericik air dan kicauan burung bersahutan mengiringi jejak kaki wisatawan wisata air terjun Kakek Bodo.
Obyek wisata yang terletak di Desa Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur ini terletak di ketinggian 850 meter di atas permukaan laut (dpl). Begitu sampai di pintu masuk nuansa alamiah terasa begitu kental.




