Pameran komik “Resistenci Comic”

29-31 Maret 2008 Café Toko Buku Togamas (Qor-B) Royal Plasa, Surabaya.

Designing World Class Business in Supply Chain

26 Maret 2008 : 08.00-15.00 Hotel Shangri-La Surabaya.

Pameran Lukisan Di Galeri Surabaya

17-24 Februari 2008: "Art Possible". 25 Feb-1 Maret 2008: "Semangat"

Pameran Fotografi - Antropologi Menjadi Orang Samin Saat Ini

26 Februari-11 Maret 2008. Galeri CCCL Surabaya.

Pameran ilmiah Resiko Gempa, Apa ya?

12-23 Februari 2008 di Galeri CCCL Surabaya.

Penyucian Diri dalam Jalanidhipuja

Pantai Balekambang, 27 Februari 2008.

Kirab Pusaka di Hari Jadi Pacitan

Alun-alun Kota Pacitan, 19 Februari 2008.


User login

Welcome, Guest.
Please login or register.

Kerling Kembang Kuning

Menurut sumber sejarah, kampung Kembang Kuning termasuk daerah Ampel Denta, yang letaknya di antara hutan belantara.

Melihat geografisnya, hutan belantara itu adalah hutan Wonokromo, Wonokitri, Wonoboyo dan Wonorejo. Tak salah bila ada sebagian yang berpendapat letak perkampungan di kelilingi daerah-daerah tersebut.

Kata Ampel Denta sendiri berasal penggabungan dua kata, Ampel dan Dentho. Ampel berarti Gebang (pintu), dan Dhento berarti Kuning. Oleh karena itu pedukuhan Ampel Dhento disebut pedukuhan Gebang Kuning.

Sejarah Gebang Kuning, tidak bisa dipisahkan dengan sosok Mbah Wiro Soerojo, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Mbah Karimah. Sosok terakhir ini makamnya cukup dikramatkan oleh sebagian masyarakat di pertengahan perkampungan Kembang Kuning.

Mbah Karimah, juga dikenal dengan sebutan Ki Bang Kuning. Berhubung kaum penjajah kesukaran dalam pengucapan namanya berganti menjadi Kembang Kuning.

Sebagian orang percaya kisah Kembang Kuning bermula dari kisah seorang bocah kecil bernama Samputoalang atau Raden Rahmat, yang kemudian dikenal dengan sebutan Sunan Ampel.

Menjelang dewasa, Samputoalang yang dulu tinggal di sebuah daerah di Kambolja, memohon ijin kepada kedua orang tuanya untuk mengunjungi sang bibi, Ratu Darawati, istri Raja Mojopahit Prabu Kertawijaya, di Tanah Jawa. Saat itulah, Sampotoalang ditawari untuk tinggal di Jawa.

Raja Kertawijaya memintanya tinggal di daerah Ampel, Surabaya. Saat itu namanya pun berubah menjadi Raden Rahmatullah. Melihat penyebaran Islam semakin pesat, Raja Mojopahit pun geram. dan mengasingkan Samputoalang di hutan belantara yang tidak lain daerah Kembang Kuning.***

(Naskah : Siska Pradibka / Foto: Dhimas Prasaja)

Pers Kita dan Sejumlah Pekerjaan Rumah

Setelah Orde Baru, Indonesia tercatat di organisasi-organisasi internasional yang bergerak di bidang advokasi kebebasan pers dan berekspresi, dengan nilai positif.



Topeng Malang
Tari Topeng Malang merupakan hasil perpaduan antara budaya Jawa Tengahan, Jawa Kulonan dan Jawa Timuran. Klik disini untuk melihat foto-foto Topeng Malang atau foto-foto lainnya hasil jelajah fotografer Actasurya :


Poll


Alamat Redaksi

Acta Media Komunika (AMK)

Kampus Stikosa-AWS

Jl. Nginden Intan Timur I/18 Surabaya

Telp: 03171388970

Mobile: 081615434133


Iklan

Telp: 03177380553

actasuryamedia@yahoo.com


Coba