Mencicipi Nasi Biryani Khas India

Actasurya.com – Briyani, salah satu makanan khas India yang biasa disebut Biriani ini ialah kuliner dengan sajian nasi berwarna kecoklatan, yang dihidangkan bersama krengsengan daging kambing serta acar dari campuran timun, nanas, dan cabai sebagai pelengkap. Tidak hanya daging kambing, ada ayam dan sapi bumbu kecap jika konsumen kebetulan tidak menyukai daging kambing.

Tak berbeda dengan nasi lainnya, Nasi Biryani dimasak sama seperti nasi pada umumnya, namun yang berbeda terletak pada bumbunya, banyak sekali rempah-rempah khas timur tengah yang digunakan, baik impor maupun lokal.

Sedangkan beras yang digunakan adalah beras biasa, konsumen juga bisa meminta memakai beras Basmati, Beras Basmati sendiri selama ini dikenal sebagai varietas beras aromatik asal India yang memiliki tekstur khas, serta memiliki kadar glukosa yang rendah dibanding beras biasa.

Salah satu keunikan dari Nasi Biryani yakni adanya tambahan kismis sebagai campuran saat proses memasak, kismis yang dimasak bersama Nasi Biryani membuat cita rasa nasi ini semakin kaya.

Sementara lauk yang digunakan berasal dari daging kambing muda, untuk cara mengolahnya pun harus benar-benar diperhatikan, mulai dari cara menyembelih sampai cara mencuci daging, agar bau dari daging kambing benar-benar hilang dan rasa tetap terjaga.

“Kambing yang dipakai juga nggak sembarangan, kita pilih dari kambing yang usianya masih muda, kemudian cara  mengolahnya pun perlu diperhatikan. Pembeli di sini pun sering bilang daging kambing olahan kita itu enak dan tidak ada bau,” ujar Yanti Yulianti pemilik Yaman Kuliner, salah satu rumah makan di Kawasan Religi Sunan Ampel Surabaya.

Dalam menghidangkan sajiannya, rumah makan ini menggunakan nampan sebagai wadah makan bersama untuk 4 sampai 15 orang. Hidangan porsi besar selain bisa dimakan bersama, juga suasana yang didapat selama  menyantap makanan dapat meningkatkan keakraban.

Konsumen rumah makan yang beralamat di Jl. KH Mas Mansyur No.92, Ampel, Semampir, Kota Surabaya ini, tidak hanya berasal dari masyarakat lokal, banyak juga konsumen mancanegara yang datang ke rumah makan ini. “Kalau konsumen yang datang ke sini ada juga yang dari Australia, Malaysia, juga India dan Arab sendiri juga pernah datang kesini juga,” jelas Yanti.               

Selain Nasi Biryani dengan kisaran harga Rp 29 ribu sampai Rp 33 ribu rupiah, ada juga kambing oven yang menjadi menu favorit Yaman Kuliner, pemilik rumah makan sendiri tetap menjaga cita rasa dari tahun 2002 hingga sekarang, memakai resep turun temurun dari keluarga salah satu pemilik Muhammad Semid yang keturunan asli Arab. (N/F: sla)