Masyarakat Bermodalkan Gadget Bisa Jadi Distributor Informasi

Ari Priambada, selaku pemateri memberikan wawasan Fotography maupun Vidiography dalam Workshop produksi audio visual di Ruang Multimedia, Kampus Stikosa- AWS, Rabu (19/06).

Actasurya.com – Dalam rangka Asosiasi Pewarta Warga (APW) Jawa Timur 2019, Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi-Almamater Wartawan Surabaya (Stikosa-AWS) bekerja sama dengan Komisi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Jawa Timur dan Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (Aspikom) Jawa Timur, mengadakan workshop audio visual bersama Ari Priambada selaku Lab of Communications and Media Convergence (LCMC) di Ruang Multimedia Stikosa-AWS, Rabu (19/6).

Acara ini diselenggarakan guna menampung kreatifitas Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dan mahasiswa Jawa Timur agar bisa mengembangkan kemampuan di bidang komunikasi dan informasi. Selain itu, juga sebagai bahan kolaborasi atas partisipasi warga kepada Gubernur dan Wakil Gubernur yang diselenggarakan oleh pemerintah provinsi (pemprov) Jawa Timur.

Acara yang dihadiri mahasiswa dari berbagai daerah di Jawa Timur, seperti Tuban, Surabaya, dan Gresik ini, berisi tentang pelatihan mengenai cara pembuatan video pendek.

Wakil Ketua Asosiasi I, Ido Prajana yang hadir di acara tersebut, memberikan sambutan sekaligus menjelaskan bahwa warta warga sudah melekat pada masyarakat umum, menurutnya hanya dengan gadget masyarakat dapat berkontribusi dengan cara menampilkan sebuah gambar yang bisa menciptakan perspektif mereka sendiri.

Ia juga memberikan contoh beberapa media online yang tertarik mengangkat video dan foto unggahan masyarakat. “Beberapa media seperti Kompasiana dan Pasang Mata yang tertarik pada video dan foto hasil masyarakat, dengan begitu pemberitaan dapat langsung dari perspektif warga, dan bukan mengikuti video atau berita mainstrem dari media yang profesional,” ujarnya.

Sedangkan Ari Priambada, pemateri dalam acara ini menjelaskan tentang teknik pengambilan gambar dari angle dan komposisi. Dalam materi yang ia bawakan, ia juga mengajak audiens agar dapat mengomentari dan memberikan masukan pada beberapa foto yang ia tampilkan pada layar LCD.

Menurutnya, dalam workshop ini masyarakat tidak hanya sebagai konsumen informasi saja, namun bisa sebaliknya.
“Dulu, kita sebagai konsumen informasi, namun sekarang selain jadi konsumen juga sekaligus distributor informasi,” ujar Ari Priambodo, pria yang pernah mengajar mata kuliah Fotografi Jurnalistik di Stikosa-AWS tersebut.

Tujuan inti dari acara ini sendiri adalah mempromosikan lomba Anugerah Pewarta Warga 2019. Sehingga KIM bisa menyalurkan karyanya berupa video berita, videografi, foto, ataupun berita mengenai kinerja dan program-program gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur 2019.
Dari adanya workshop ini, mendapat penilaian dari salah satu peserta, seperti Soekarni F.O mahasiswa Stikosa AWS semester 6 ini ” Kalau menurutku materi, masih kurang menarik, terus untuk mempromosikan lomba juga cenderung biasa saja,” ujar Karni sapaan akrabnya. (N/F: hni/ftr)