Mahasiswa Tak Pernah ke Perpustakaan, Ironi Kampus Komunikasi

Actasurya.com – Sejumlah 12 persen mahasiswa Stikosa AWS tak pernah berkunjung ke perpustakaan kampus. Hal itu diketahui dari  hasil survei yang dilakukan Acta Surya terhadap 30 mahasiswa Stikosa AWS khususnya reguler, Jum’at (6/1).

Berdasarkan angket, diketahui  sejumlah 16 persen mahasiswa berkunjung ke perpustakaan setiap hari, 16 persen  dua sampai tiga kali seminggu, 10 persen lima kali seminggu, 30 persen empat kali sebulan, dan sisanya tak pernah sama sekali berkunjung.

Meski tekesan ironis, salah satu pengunjung perpustakaan Meilda Junita, mahasisiswi angkatan 2009 ini berpendapat,  hal itu dikarenakan setiap mahasiswa mempunyai kesibukan masing-masing. Seperti kegiatan organisasi kemahasiswaan, sehingga mereka tidak banyak waktu untuk ke perpustakaan. ”Selebihnya untuk yang lainnya sudah bagus, walaupun masih ada perlu di tingkatkan.” ucapnya.


Sementara itu, berdasarkan survei yang berbeda mengenai intensitas jenis  bacaan. Sejumlah 43 persen mahasiswa Stikosa-AWS lebih sering membaca koran, 16 persen majalah, 10 persen diktat  kuliah, sisanya semua jenis bacaan 31 persen.

Terkait survei di atas,  perpustakaan menilai mahasiswa Stikosa AWS mempunyai motif yang berbeda mengenai intensitas jenis bacaan.“Kembali pada motif mahasiswanya sendiri. Meski buku lama, bagi yang sering membaca, hal itu cukup membantu sebagai tambahan ilmu.”  ujar Sutrisno, staf perpustakaan.  N/F : Ayu

One thought on “Mahasiswa Tak Pernah ke Perpustakaan, Ironi Kampus Komunikasi