Jalan Sehat Dulu, Baru Tumpengan

Actasurya.com – Minggu (11/11) tepat hari jadi Stikosa-AWS ke-48, civitas akademik mengadakan jalan sehat. Acara tersebut digelar sebelum puncak acara yakni potong tumpeng, simbol syukur atas usia Stikosa-AWS yang mencapai 48 tahun.

Rute jalan sehat dimulai dari kampus, Semampir AWS gang 3 menuju jalan raya Nginden, hingga kembali lagi ke kampus. Acara ini mendapat antusias yang luar biasa dari warga sekitar kampus yang ikut serta. Hal itu terlihat dari semangat peserta jalan sehat yang membuat acara Dies Natalies semakin meriah.
“Sangat bahagia sekali. Karena tidak hanya pihak kampus saja yang memeriahkan. Melainkan warga sekitar kampus juga ikut berpartisipasi dalam acara ini. Meskipun tidak seperti yang ditargetkan sebanyak 200 orang, tapi aku sangat puas dan bahagia karena acara ini berlangsung dengan lancar,” kata Putri Aisyah, Ketua Pelaksana Dies Natalies ke-48.

Acara yang berlangsung hingga pukul 9 pagi ini menarik partisipasi warga yang ikut serta memeriahkan jalan sehat. Selain hadiah yang ditunggu siap untuk dibagikan, dengan hadiah utama satu sepeda Polygon, satu handpone, satu DVD player dan satu sepeda Fixi yang merupakan sumbangan dari Didit HP, alumni Stikosa-AWS. Semarak keramaian betambah ditengah-tengah menanti undian, sembari dengan hiburan bernyanyi bersama.

Akhirnya, sepeda sumbangan Didit HP jatuh ke tangan Ragil (10), warga Semampir AWS gang 6. Suasana jadi haru, ketika Ragil naik ke atas panggung untuk menerima hadiah dengan isak tangis. “Anak saya ini sudah di tinggal bapaknya. Setelah ini, dia mau sunatan. Jadi dia minta dibelikan sepeda, tapi saya pikir dapat uang dari mana? Alhamdulillah nggak nyangka Ragil dapat sepeda melalui jalan sehat Dies Natalies Stikosa-AWS,” komentar Emi ibu Ragil, warga Semampir AWS.

Setelah pengundian kupon jalan sehat, berlanjut ke acara puncak Dies Natalies Stikosa-AWS yakni potong tumpeng. Dihadiri oleh beberapa alumni Stikosa-AWS angkatan pertama seperti Mohammad Syarifuddin, Santoso, dan Didit HP.

Dalam acara tumpengan, setelah memanjatkan doa bersama Didit HP berpesan agar almamater ini dijaga sebaik mungkin. Bila ada persoalan bisa dibicarakan dengan baik agar tercipta kampus yang lebih baik. “Maju terus untuk Stikosa-AWS,” tambah Didit. (N/F: Sulis)