Ingin Tingkatkan Minat Baca dengan “Aku dan Bukuku”

Diskusi foto bertema “Aku dan Bukuku” telah diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Penggemar Fotografi (Himmarfi) Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Almamater Wartawan Surabaya (Stikosa – AWS), Kamis(13/5). Diskusi ini merupakan rangkaian dari kegiatan Himmarfi Intermediate Trainning (HIT) setelah pameran.
Bertempat di Kampoeng Ilmu, Jl. Semarang 55 Surabaya agar ada korelasi dengan tema yang diambil. “Suasana lebih mendukung untuk pameran dan diskusi,” ujar Kukuh Rangga Yudhistira, Ketua pelaksana HIT.
Acara yang dimulai pukul 19.00 – 21.00 WIB ini dimulai dengan presentasi 12 peserta, 11 dari angkatan Sehati (angkatan Himmarfi 2008) dan 1 angkatan Bahtera (angkatan Himmarfi 2007). Dilanjutkan dengan diskusi foto. Tiap peserta minimal mengumpulkan satu foto . Dengan curator Mamuk Ismuntoro, editor foto Surabaya Post dan Becky Subechi, fotografer Jawa Pos
“Minat baca di Surabaya meningkat, dan pemerintah ikut mengembangkan minat baca,” terang mahasiswa semester empat jurusan jurnalistik ini saat ditanya tujuan acara dengan mengambil tema tersebut. Namun menurut mamuk, jika tujuannya seperti itu seharusnya mengundang Dinas pemerintah daerah. Bukannya tidak mungkin, tapi agar pemerintah mengetahui minat baca di Surabaya memang masih kurang dan harus ditingkatkan. Sedangkan menurut Becky, paling tidak minat baca peserta diskusi ini lah yang meningkat.
Rizky Abrian, peserta diskusi dari AFO (Aktivitas fotografi) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengaku senang dengan acara seperti ini. “karena saya kan juga sesama pecinta fotografi, acara seperti ini bagi saya menarik,” ujar mahasiswa semester dua jurusan Bahasa Indonesia ini.
Bagi Rizky Yudhi Pratiwi, mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unmuh) malang, kagum pada 12 peserta yang juga berperan sebagai pantia karena bisa mengemas konsep acara dengan bagus. “Namun, menurut saya untuk teknis pengambilan gambar peserta harus ditingkatkan lagi,” ucap mahasiswa semester empat yang tergabung dengan Fokus (Forum Komunitas Pecinta Fotografi) Unmuh.

T&F: Silvy Nur Sakinah