Bunda Ajeng: Menerawang dengan Perantara Tarot

actasurya.com – Cara meramal dan melihat nasib sekarang ini sangat beragam bentuknya. Begitu pula dengan medium atau perantara yang digunakan oleh peramal tersebut. Seorang peramal di benak kita hanya sebatas orang yang menerawang nasib dengan meggunakan bola sihir.

Lain halnya yang dilakukan oleh seorang peramal di Taman Bungkul, Surabaya, yang biasa dikenal Bunda Ajeng. Untuk bisa melihat kondisi orang lain mengenai suatu permasalah tentu, dia biasanya menggunakan kartu tarot. Tarot merupakan satu set kartu yang berjumlah 78 buah. Dia menambahkan, kartu tarot ini dianggap bisa menjebatani alam bawah kita.

Mengenai cara menggunakannya sendiri, berawal dari disusun kartu sejumlah 13 buah sedimikian rupa. Selanjutnya, Bunda Ajeng ini membuka satu per satu ke-13 kartu tersebut. Barulah, dia akan menjelaskan secara detail kepada permasalahan yang ia tanyakan.

Keahlian membaca dan meramal kartu tarot ini, sudah dia pelajari sejak berumur empat tahun. “ Saya sebenarnya bisa membaca kartu tarot itu secara alami dan tiba-tiba bisa,” ujarnya. Dia hanya membuka praktek ini di Taman Bungkul pada hari Senin hingga Sabtu mulai jam 10 pagi sampai menjelang subuh dan hari minggu bertempat di tugu pahlawan pukul 05.30-10.00 WIB.

Adapun hal-hal yang Ajeng ramal dari seseorang antara lain karier, rezeki, kesehatan, perjodohan atau rumah tangga, dan percintaan. Dengan  menanyakan nama, Ajeng mulai memainkan kartu tarotnya dan menjelaskan secara detail melalui media kartu tersebut.

Untuk biaya konsultasi per orangnya, dikenakan biaya sebesar Rp 25 ribu. “Alhamdulillah di sini ramai pelanggan, semua umur bisa dilihat,”ucap wanita yang berdomisili di Gresik ini.

Ramalan tarot berkerja dengan waktu enam bulan. Ajeng menambahkan, jika seseorang itu belum melewati jangka waktu tersebut pasca ramalan sebelumnya,  maka orang tersebut tidak dapat dilihat atau diterawang kondisinya. “ Saya ingin mengetahui  kondisi saya yang akan terjadi di waktu yang akan datang, dan saya datang ke Bunda Ajeng karena saya diberitahu oleh teman saya,” ujar Pras, salah satu pengunjung.

 

naskah : Noval Aldrian | foto : Haris Dwi

6 thoughts on “Bunda Ajeng: Menerawang dengan Perantara Tarot