Ajang Kreasi Paskribraka

Dentuman musik band-band indie seolah menyihir penonton malam itu (04/04). Riuh teriakan dan lonjakan dari penonton pun terlihat. Penampilan band-band indie tersebut, memang sengaja disuguhkan untuk memeriahkan acara yang berjudul Angkara, Ajang Kreasi Paskibraka yang digelar anak-anak paskibraka (pasukan pengibar bendera pusaka) SMA Hang Tuah 2, Sidoarjo.

Sesuai dengan judulnya, tujuan utama digelarnya acara ini sebagai ajang kreasi bagi paskibraka yakni dengan mengikuti lomba. Lomba yang diikuti 23 SMA se-Jawa Timur ini menuntut para peserta untuk kompak dalam gerakan paskibraka dan lantangnya suara komandan upacara guna memenuhi standard penilaian juri.
“Selain sebagai ajang kreasi dan memacu semangat paskibraka se-Jawa Timur untuk berkompetisi, acara ini juga bertujuan sebagai sarana promosi sekolah sekaligus paskibraka SMA Hang Tuah 2 kepada SMA lain,” ungkap Ketua Pelaksana acara, Devri.
Lomba yang diadakan panitia tak hanya untuk paskibraka saja, diantaranya lomba modern dance, PBB (Pasukan Baris Berbaris) untuk SMP, dan daur ulang barang-barang bekas ‘Publikasi Barang Bekas’. Karena selain judul, acara ini juga mengusung tema Keep Clean, Go Green. Tujuannya untuk mengajak para pelajar baik SMP maupun SMA se-Surabaya dan se-Sidoarjo untuk lebih peduli pada lingkungan dengan mendaur ulang barang-barang bekas. “Berharap dari barang-barang bekas tersebut, bisa diolah menjadi barang-barang yang lebih bermanfaat,” papar Devri.
Serasa tak ingin kalah dengan bintang tamu, tuan rumah pun ikut menampilkan seni beladiri cappuera dan teater ‘Kreasi 17’ untuk memeriahkan acara tersebut. (Amalya)