Actasurya.com - Koordinator Pekerjaan Umum, Noerhadi
mengatakan, terdapat masalah dalam proses revitalisasi laboratorium
komputer, hingga harus beberapa kali memanggil teknisi dari luar. Hal itu
dikarenakan sejauh ini akademik belum memilki staf ahli tetap yang menangani
pekerjaan tersebut.
“Kampus memang dari dulu tidak memiliki staf ahli IT (Information
Technology). Akibatnya maintanance tak teratur membuat banyak
komputer banyak bermasalah,” ujarnya saat ditemui Jum’at, (20/1). Namun,
setelah lab komputer difungsikan, akademik berencana mempekerjakan staf ahli
yang dibutuhkan.
Meski begitu, komputer baru yang terletak di bekas
ruang BAU kampus Stikosa AWS tersebut dinilai lebih layak baik dari segi
kenyamanan maupun dari segi peralatan komputer yang lebih baru. Dibanding lab
komputer terdahulu yang hanya menyediakan belasan komputer dan memaksa
mahasiswa untuk bergantian menggunakannya selama perkuliahan.
Sementara itu, keberadaan laboratorium komputer baru tersebut disambut
baik mahasiswa. “Tentu saja saya merasa senang dengan adanya Lab Komputer baru,
tapi kalau belum menggunakannya rasanya kurang sreg,” ujar Mahbub
Junaedi, mahasiswa Broadcasting.
Direncanakan lab komputer akan digunakan sebagai fasilitas
belajar mengajar beberapa mata kuliah yang memerlukan komputer design maupun editing,tetapi
tidak menutup kemungkinan juga mahasiswa menggunakannya pada waktu tertentu
meskipun hanya terbatas untuk pengerjaan tugas kuliah dan bukan untuk hiburan
semata. N/F: Edgar



1 komentar:
bayanganku di ruang komputer kampusnya wartawan ... super sibuk dengan kegiatan yang supeeerrrr puadatnya. kenapa bgt, hiruk pikuk kejadian yg layak menjadi berita di surabaya padat berseliweran. mahasiswa selain dapat tugas juga menugaskan diri dalam sub2 kegiatan kewartawanan. ayolah bos kampus itu dinyalakan, mosok sjk dulu smpe skrg kyk daerah transmigrasi
Poskan Komentar